KEDIRI — Klub sepak bola Inter Kediri mulai melakukan langkah strategis dalam persiapan menghadapi kompetisi Liga 4 mendatang. Tim berjuluk Macan Putih Muda ini menargetkan promosi ke Liga 3 dengan merancang komposisi skuad yang memadukan pemain muda berbakat asli Kediri dengan pemain senior berpengalaman.
Penunjukan Dany Saputra, mantan pemain Persik Kediri sekaligus putra daerah, sebagai pelatih kepala menjadi langkah awal dalam membangun kekuatan baru tim. Dengan pengalaman dan kedekatannya dengan kultur sepak bola Kediri, Dany diharapkan mampu membawa Inter Kediri tampil kompetitif di setiap pertandingan.

Menurut Tomi Wibowo, perwakilan manajemen Inter Kediri, musim ini klub akan lebih banyak memberi ruang bagi pemain binaan lokal. Ia menegaskan bahwa Inter Kediri ingin menjadi wadah bagi talenta muda Kediri untuk berkembang dan bersaing di level nasional.
“Inter tahun ini akan lebih banyak memberikan kesempatan bagi pemain asli Kediri. Pemain muda akan dikolaborasikan dengan pemain senior yang sudah berpengalaman di dunia sepak bola nasional,” jelas Tomi.
Ia menambahkan, posisi penjaga gawang akan dijaga oleh Teddy Heri, mantan kiper Persik Kediri yang dikenal memiliki refleks cepat dan pengalaman luas. Tak hanya itu, manajemen juga tengah menjajaki komunikasi dengan sejumlah mantan pemain bintang Persik lainnya untuk memperkuat lini tengah dan depan.
“Kami sedang menjalin komunikasi dengan beberapa pemain Persik senior untuk memperkuat tim. Mereka akan berkolaborasi dengan para pemain muda yang sebelumnya tampil sebagai semifinalis di ajang Porprov tahun ini,” ungkapnya.
Selain menatap kompetisi Liga 4, Inter Kediri juga memiliki visi jangka panjang untuk membina pemain muda jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027. “Kami ingin mencetak generasi baru yang siap tampil di Porprov 2027. Karena itu, pemain muda akan menjadi bagian penting dari skuad musim ini,” imbuh Tomi.
Sementara itu, pelatih kepala Dany Saputra mengumumkan bahwa latihan perdana akan digelar pada Sabtu (1/11/2025) pukul 07.00 pagi di Lapangan Mrican, Kota Kediri. Ia mengundang pemain muda kelahiran 2008 hingga 2003 untuk ikut berpartisipasi dalam sesi latihan terbuka tersebut.
“Latihan ini terbuka untuk umum. Kami ingin melihat potensi pemain muda Kediri secara langsung. Bagi yang memiliki semangat dan kemampuan, silakan bergabung. Inter Kediri selalu terbuka bagi putra daerah yang ingin berjuang bersama,” ujar Dany.
Dengan semangat membangun tim berbasis lokal dan kolaborasi lintas generasi, Inter Kediri bertekad menjadi kekuatan baru sepak bola Kediri. Langkah ini sekaligus menjadi harapan baru bagi penggemar sepak bola daerah untuk melihat talenta muda Kediri bersinar di kancah nasional.