KEDIRI – Inter Kediri resmi menunjuk Budiardjo Thalib sebagai pelatih kepala untuk menghadapi putaran nasional Liga 4. Pelatih asal Makassar itu telah tiba di Kota Kediri dan langsung memimpin sesi latihan tim, Sabtu (8/3/25).
Latihan perdana tersebut digelar di Lapangan Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Meski baru tiba, Budiardjo tidak membuang waktu dan langsung menerapkan game internal sebagai bagian dari program awalnya. Tujuan dari sesi ini adalah untuk melihat kondisi, komposisi, serta kekuatan tim yang akan ia tangani.
“Game internal ini penting agar saya bisa mengetahui kemampuan para pemain yang ada saat ini. Dari sana, saya bisa menentukan strategi dan pendekatan yang tepat untuk tim,” ujar Budiardjo.

Keputusan Budiardjo bergabung dengan Inter Kediri tak lepas dari ajakan serius CEO Inter Kediri, Tomi Ariwibowo. Menurutnya, tawaran itu datang dengan visi yang jelas, yakni membawa Inter Kediri bersaing di level lebih tinggi.
Selain itu, Budiardjo juga memiliki motivasi pribadi untuk mengulang kesuksesannya di Kediri. Sebelumnya, ia pernah membawa Persik Kediri meraih gelar juara Liga 2 pada 2019 dan promosi ke Liga 1. Ia berharap catatan manis tersebut bisa kembali terulang bersama Inter Kediri.
“Saya dengan Kediri memiliki sejarah yang baik. Saya pernah membawa Persik Kediri juara dan naik kasta. Tentu saya ingin mengulang sukses itu dengan Inter Kediri,” tambahnya.
Sementara itu, CEO Inter Kediri, Tomi Ariwibowo, menegaskan bahwa perekrutan Budiardjo Thalib adalah bagian dari keseriusan manajemen dalam menghadapi putaran nasional Liga 4.
“Kami menargetkan Inter Kediri bisa lolos ke Liga 3 musim depan. Dengan pengalaman dan rekam jejaknya, kami berharap Budiardjo bisa membawa tim ini tampil lebih solid dan kompetitif,” ungkap Tomi.
Kini, tugas berat menanti Budiardjo Thalib. Ia harus membangun kekuatan tim dalam waktu singkat agar Inter Kediri bisa bersaing di putaran nasional Liga 4 dan mewujudkan ambisi promosi ke Liga 3.