Kediri – Masjid Baitussalam Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri kembali menggelar kegiatan buka bersama yang telah menjadi tradisi tahunan setiap bulan Ramadan. Acara ini tidak hanya diikuti oleh warga setempat, tetapi juga para musafir yang kebetulan singgah di masjid yang terletak di pinggir Jalan Raya Simpang Lima Gumul menuju Kecamatan Plosoklaten.
Menurut Abah Kabul, salah satu pengurus Masjid Baitussalam, kegiatan buka bersama ini rutin diadakan setiap hari selama bulan Ramadan dengan tujuan mempererat kebersamaan antarwarga serta berbagi dengan para musafir. “Kegiatan buka bersama ini kami adakan rutin setiap tahun dan setiap hari pada bulan Ramadan. Tujuannya untuk menjalin keakraban warga Desa Kranggan khususnya, serta warga sekitar dan para musafir pada umumnya,” ujar Abah Kabul.
Untuk mendukung keberlangsungan acara ini, pendanaan berasal dari kas masjid serta sumbangan dari warga sekitar. Hal ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam menyambut bulan suci dengan berbagi rezeki kepada sesama. “Selain dari kas masjid, pendanaan buka bersama ini juga berasal dari sumbangan warga sekitar,” tambah Abah Kabul.
Yang membuat acara buka bersama pada Selasa petang, 11 Maret 2025, semakin istimewa adalah kehadiran Komunitas Wartawan Kediri (KWK). Puluhan awak media yang tergabung dalam komunitas tersebut turut berbaur dengan warga serta para musafir yang singgah. Kehadiran mereka disambut dengan hangat dan penuh keramahan oleh jamaah Masjid Baitussalam.
Adi, salah satu pengurus KWK, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan warga Desa Kranggan. Ia menilai tradisi buka bersama ini sangat baik dan patut dicontoh oleh masjid-masjid lainnya. “Kegiatan warga Desa Kranggan ini sangat baik dan layak menjadi contoh bagi masjid-masjid lain. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para jamaah Masjid Baitussalam yang telah menerima dan menyambut kami serta para musafir dengan baik,” ungkap Adi.
Menurutnya, kebersamaan dalam acara ini mencerminkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang kuat. “Semoga kegiatan mulia seperti ini bisa terus berlangsung dengan lancar di setiap bulan Ramadan,” harapnya.
Antusiasme warga tampak jelas dalam acara tersebut. Suasana penuh keakraban terjalin antara masyarakat, awak media, serta para musafir yang menikmati hidangan berbuka puasa bersama. Selain menikmati hidangan, mereka juga saling berbagi cerita dan pengalaman, menciptakan momen kebersamaan yang berkesan.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Masjid Baitussalam tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang mempererat tali persaudaraan antarwarga. Tradisi buka bersama ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
(guh)