KEDIRI โ Forum Cinta Damai Kota Kediri menyampaikan sikap bersama dalam suasana duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dunia saat demonstrasi di Jakarta. Lewat deklarasi yang berlangsung di kawasan Pondok Pesantren Lirboyo, forum ini menyerukan semangat persatuan, doa, serta ajakan menjaga kondusifitas di tengah masyarakat.
Ketua Forum Cinta Damai Kota Kediri, M. Akson Nul Huda, menegaskan bahwa duka cita mendalam dirasakan seluruh warga Kediri atas peristiwa tersebut. โKami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, saudara kami driver ojek online di Jakarta. Teriring doa kami sebagai warga Kota Kediri, semoga arwah almarhum husnul khotimah, diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,โ ujarnya, Sabtu (30/8/2025).
Dalam pernyataan sikapnya, Forum Cinta Damai Kota Kediri menyampaikan empat poin penting. Pertama, doa dan duka untuk almarhum Affan Kurniawan beserta keluarga besar driver ojek online. Kedua, mendorong penegakan hukum yang adil, tegas, dan transparan atas tragedi yang menimpa almarhum. Ketiga, mengajak seluruh masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah Kota Kediri untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan. Keempat, menegaskan pentingnya semangat persaudaraan, solidaritas, dan perdamaian di tengah dinamika bangsa.
Deklarasi tersebut ditutup dengan pekikan penuh semangat yang menggema, โKota Kediri Cinta Damai, Kota Kediri Cinta Damai, Kota Kediri Cinta Damai.โ Seruan ini menjadi simbol tekad masyarakat Kediri untuk terus menjaga persatuan dan menolak segala bentuk provokasi yang bisa memecah belah.
Selain perwakilan Forum Cinta Damai, Ketua Umum GASMI Pusat Lirboyo Kediri, KH. Badrul Zainal Abidin atau Gus Bidin, juga hadir menyampaikan rasa belasungkawa. Keponakan dari ulama kharismatik Pesantren Lirboyo, KH. Maksum Jauhari, ini mengajak seluruh pihak menjaga keamanan dan persatuan. โMenjaga persatuan kesatuan secara umum, secara nasional NKRI. Khususnya kota dan kabupaten Kediri aman, kondusif, terlepas dari musibah dan tragedi. Kami ikut berbela sungkawa, semoga amal ibadah diterima, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,โ ungkapnya.
Gus Bidin menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan suasana damai di tengah situasi nasional yang sedang bergejolak. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat, tetapi juga elemen masyarakat. โKami bersama rekan-rekan aliansi sangat mendukung untuk terciptanya kekondusifan, kenyamanan dan keamanan,โ tambahnya.
Pernyataan sikap Forum Cinta Damai ini lahir setelah memanasnya situasi nasional pasca tragedi meninggalnya Affan Kurniawan. Demonstrasi yang meluas di beberapa kota di Indonesia membuat suasana politik dan sosial semakin menegang. Dalam konteks itu, Kediri melalui forum ini ingin menegaskan bahwa persaudaraan, ketertiban, dan perdamaian harus tetap dijaga.
Forum Masyarakat Cinta Damai Kota Kediri terdiri dari berbagai elemen, di antaranya Pemuda Pancasila (PP), Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa, PSHT, Gerakan Aksi Silat Muslim Indonesia (GASMI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ikatan Pemuda Kediri (IPK), Sri Aji Joyoboyo, serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Seluruh elemen ini menyatakan komitmennya untuk berdiri bersama menjaga keutuhan bangsa dan merawat tradisi damai di Kota Kediri.