Kediri – Yayasan Komite Seniman Indonesia (KSI), sebuah organisasi seni yang berada di bawah binaan Ikatan Pemuda Kediri (IPK), baru saja merayakan hari jadinya yang ke-4. Acara peringatan tersebut digelar dengan sederhana namun penuh makna di Basechamp Pusat KSI, Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Sabtu malam, 21 September 2024. Meski sederhana, perayaan ini berhasil mengumpulkan berbagai pihak, mulai dari seniman, undangan, hingga sponsor yang telah mendukung perjalanan KSI selama empat tahun terakhir.
Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Ratno, salah satu pembina dan penasehat KSI. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja keras dan dedikasi para anggota KSI yang terus berupaya meningkatkan kualitas serta eksistensi yayasan ini di dunia seni. Sambutan singkat dan padat ini menjadi pembuka bagi rangkaian kegiatan yang menampilkan evaluasi dan performa para seniman binaan KSI dari berbagai usia.
KSI, yang awalnya bernama Bening Artis Manajemen, terus berbenah dan memperbaiki diri untuk memberikan yang terbaik bagi para seniman binaannya. Pada perayaan kali ini, KSI menampilkan karya-karya para seniman, mulai dari anak-anak hingga seniman senior, yang seluruhnya dibimbing oleh yayasan. Karya-karya yang dipersembahkan membuktikan bahwa KSI berhasil menjadi wadah bagi seniman di Kediri dan sekitarnya untuk menyalurkan bakat serta mengembangkan kreativitas.
Ketua Umum KSI, Puguh Santoso, dalam wawancara yang dilakukan di sela-sela acara, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara tahunan ini. Ia menyebut sejumlah nama penting, mulai dari Bapak Ratno, Kepala Desa Tarokan Supadi, hingga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbupora) Kabupaten Kediri. Selain itu, beberapa sponsor seperti Dam Paper Bag Factory, Maxi Resto and Karaoke, GTT Gudang Tahu Takwa, IPK, serta manajemen Heppy Asmara juga turut disebut sebagai pihak yang memberikan dukungan penuh.
“Semoga Tuhan membalas kebaikan para sponsor dan pihak-pihak yang mendukung acara ini,” ujar Puguh Santoso. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang terus berkelanjutan antara KSI dan berbagai pihak guna memastikan bahwa agenda tahunan seperti ini dapat terus berlangsung, sehingga seniman berbakat di Jawa Timur, khususnya Kediri, dapat terus berkembang dan berkarya.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan ulang tahun KSI, tetapi juga menjadi momen penting bagi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan mereka selama empat tahun terakhir. KSI berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi seniman-seniman berbakat, baik yang muda maupun yang sudah berpengalaman, untuk tetap eksis dan berkarya di dunia seni.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, KSI optimistis dapat terus berperan sebagai wadah penting bagi perkembangan seni di Kediri. Ke depannya, organisasi ini berencana memperluas jangkauan dan terus memperbaiki kualitas pembinaan, sehingga semakin banyak seniman berbakat yang lahir dari Kediri dan dikenal di tingkat nasional.