Berita

HUT ke-75 Humas Polri, Polda Jatim Rangkul Ojol Jaga Kamtibmas dan Tangkal Hoaks di Ruang Digital

SURABAYA – Memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Timur menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan kepolisian dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi publik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang mengusung tema “Polri Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” tersebut ditandai dengan penyerahan paket sembako secara langsung oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada perwakilan pengemudi ojol. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan masyarakat.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi peran Humas Polri dalam membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat perlu dirawat secara berkelanjutan. Kepercayaan publik tidak cukup dibangun melalui komunikasi ketika terjadi persoalan, tetapi harus tumbuh dari interaksi yang konsisten, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin membangun hubungan yang tulus dan dekat. Bukan hubungan yang baru muncul saat ada masalah, melainkan hubungan yang dirawat melalui komunikasi, kebersamaan, dan rasa saling percaya,” ujar Kombes Pol Abast.

Ia juga menilai komunitas ojol memiliki posisi strategis dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan mobilitas tinggi dan interaksi langsung dengan masyarakat, para pengemudi ojol tidak hanya menjadi bagian dari penggerak perekonomian keluarga, tetapi juga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Karena itu, Polda Jatim mengajak komunitas ojol menjadi mitra strategis kepolisian dalam mewujudkan keamanan bersama. Abast menekankan bahwa tanggung jawab menjaga Jawa Timur tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan konsep “Jogo Omah”, yang menempatkan Jawa Timur sebagai rumah bersama yang harus dijaga dan dirawat oleh seluruh warganya. Dalam praktiknya, kepedulian terhadap keselamatan di jalan, respons terhadap kecelakaan lalu lintas, serta keberanian melaporkan potensi gangguan keamanan menjadi bentuk partisipasi nyata masyarakat.

“Kami mengajak rekan-rekan ojol untuk saling membantu, peduli terhadap keselamatan di jalan, tanggap ketika melihat kecelakaan lalu lintas, serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan kepada petugas kepolisian,” katanya.

Tak hanya berfokus pada keamanan di jalan dan lingkungan masyarakat, Kabid Humas Polda Jatim juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas ruang digital. Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi membuat setiap orang memiliki peran dalam menyebarkan informasi, sehingga diperlukan sikap bijak dan tanggung jawab ketika menggunakan media sosial maupun aplikasi percakapan.

Para pengemudi ojol diimbau untuk tidak mudah mempercayai atau meneruskan informasi yang belum terverifikasi, termasuk berita bohong atau hoaks dan konten provokatif yang berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat. Kebiasaan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya dinilai penting untuk mencegah meluasnya informasi yang menyesatkan.

“Satu informasi, foto, atau video yang kita teruskan tanpa melakukan verifikasi dapat menimbulkan keresahan dan memperluas informasi yang belum tentu benar. Karena itu, mari kita bersama-sama lebih bijak menggunakan media sosial dan telepon genggam kita,” tegas Kombes Pol Abast.

Melalui kegiatan bakti sosial yang disertai ajakan menjaga keamanan dan ketertiban di ruang digital tersebut, Bidhumas Polda Jatim berharap kemitraan dengan komunitas ojol semakin kuat. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosial, tetapi berkembang menjadi komunikasi dua arah yang mendukung penyampaian informasi serta pencegahan potensi gangguan keamanan.

Peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri pun menjadi momentum untuk memperkuat peran kehumasan sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan keterlibatan komunitas ojol serta dukungan berbagai elemen warga, Polda Jatim berharap tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Timur.

(guh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”