Manajemen Inter Kediri kembali mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah dalam putaran nasional Liga 4. CEO Inter Kediri, Tomi Ariwibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan surat kepada PSSI pusat terkait kesediaannya untuk menjadi tuan rumah pada babak 64 besar Liga 4 yang akan datang. Keputusan ini menjadi langkah strategis bagi Inter Kediri, yang ingin mendukung kemajuan tim sekaligus memberikan pengalaman positif bagi suporter setia mereka.
Tomi menjelaskan bahwa mereka telah mengirimkan surat kepada PSSI untuk menyatakan kesiapan sebagai tuan rumah pada putaran nasional yang dijadwalkan dimulai pada 21 April 2025. “Kami sudah berkirim surat ke PSSI pusat mengenai ketersediaan untuk menjadi tuan rumah. Namun saat ini posisi kita sedang menunggu surat balasan dari PSSI pusat,” kata Tomi. Proses ini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak PSSI pusat.
Untuk venue pertandingan, Inter Kediri mengajukan Stadion Brawijaya sebagai tempat utama penyelenggaraan laga. Stadion Brawijaya dinilai sudah memiliki fasilitas yang memadai dan memiliki kapasitas penonton yang cukup besar untuk menyelenggarakan pertandingan penting. Selain itu, sebagai cadangan, Inter Kediri juga mengajukan dua venue lainnya, yakni Lapangan Ngronggo Kota Kediri dan Stadion Canda Bhirawa di Kabupaten Kediri, untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi.
Pemilihan Stadion Brawijaya sebagai venue utama bukan tanpa alasan. Tomi Ariwibowo menyebut bahwa stadion tersebut memiliki fasilitas yang sudah teruji serta memiliki atmosfer yang dapat memberikan dukungan maksimal bagi tim. “Stadion Brawijaya adalah pilihan yang tepat karena selain memiliki kapasitas yang besar, juga sudah sering menjadi tuan rumah pertandingan penting. Kami yakin atmosfer di sana akan mendukung tim kami tampil lebih baik,” jelas Tomi.
Alasan utama di balik pengajuan diri sebagai tuan rumah adalah untuk mendukung adaptasi lapangan bagi para pemain dan memotivasi mereka dalam pertandingan. Inter Kediri berharap dapat menciptakan lingkungan yang familiar bagi tim mereka dengan bermain di stadion yang sering mereka gunakan dalam laga-laga sebelumnya. Dukungan dari suporter menjadi faktor penting lainnya yang menjadi pertimbangan dalam keputusan ini.
Tomi juga menyampaikan harapan besar kepada masyarakat Kediri untuk memberikan dukungan penuh kepada tim, baik dalam bentuk kehadiran langsung di stadion maupun dukungan moral. “Tentu kami mengharapkan dukungan dari masyarakat Kediri pada saat berlangsungnya pertandingan nanti. Dukungan tersebut sangat penting bagi kami, khususnya dalam mengangkat motivasi pemain dan jajaran pelatih. Mohon doa serta dukungannya untuk turut menjadi bagian perjuangan bersama Inter Kediri,” ungkapnya.
Sebagai informasi, pertandingan putaran nasional Liga 4 dijadwalkan akan dimulai pada 21 April 2025 mendatang. Kehadiran Inter Kediri sebagai tuan rumah tentu akan menambah semarak kompetisi, sekaligus menjadi kesempatan bagi klub untuk menunjukkan kualitas dan kemampuan mereka di depan para pendukung setianya. Dengan adanya pengajuan ini, diharapkan Inter Kediri dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan sepak bola di Kediri dan sekitarnya.
Secara keseluruhan, langkah Inter Kediri untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah di putaran nasional Liga 4 ini menunjukkan komitmen klub dalam mengembangkan tim dan memberikan pengalaman terbaik bagi para pemain serta suporter. Dengan dukungan penuh dari masyarakat Kediri, diharapkan tim Inter Kediri dapat meraih kesuksesan di kompetisi Liga 4 mendatang.