Banyuwangi, 9 Februari 2025 – Inter Kediri resmi bertolak ke Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Minggu pagi ini (9/2), untuk menjalani laga penting di babak 8 besar Liga 4 Regional Jawa Timur. Keberangkatan tim membawa harapan besar bagi klub untuk melangkah lebih jauh dalam kompetisi.
Dalam lawatan ini, Inter Kediri membawa 21 pemain terbaiknya, termasuk sejumlah pemain senior seperti Sackie Teah Doe dan Gustavo Suebu. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan pengalaman serta kepemimpinan bagi skuad muda dalam menghadapi tekanan di babak 8 besar.
Pertandingan pertama Inter Kediri akan berlangsung pada 11 Februari 2025 mendatang. Mereka dijadwalkan menghadapi Persema Malang dalam laga pembuka Grup NN pada pukul 13.00 WIB. Laga ini menjadi sangat krusial dalam menentukan langkah Inter Kediri di fase berikutnya.
CEO Inter Kediri, Tomi Ariwibowo, menargetkan kemenangan di laga perdana sebagai langkah awal untuk membuka jalan menuju babak semifinal. Ia menegaskan bahwa hasil positif di pertandingan pertama akan memberikan dampak besar bagi mentalitas tim dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Kemenangan di laga perdana menghadapi Persema Malang harus kita dapatkan untuk membuka peluang lolos ke semifinal,” ujar Tomi. Ia menambahkan bahwa kemenangan awal akan menjadi motivasi besar bagi para pemain dalam menghadapi laga-laga berikutnya di Grup NN.
Untuk mempersiapkan tim, dalam dua hari terakhir Inter Kediri telah melakukan berbagai evaluasi, terutama dalam meningkatkan kondisi fisik para pemain. Tomi mengakui bahwa aspek fisik menjadi fokus utama tim pelatih agar para pemain dapat tampil lebih bugar dan maksimal saat bertanding.
Di babak 8 besar ini, Inter Kediri tergabung dalam Grup NN bersama tuan rumah Persewangi, serta dua tim kuat lainnya, Persema Malang dan Sang Maestro. Dengan komposisi grup yang cukup ketat, Inter Kediri harus tampil konsisten untuk mengamankan tiket ke babak semifinal.
Inter Kediri melangkah ke babak 8 besar dengan catatan impresif. Mereka belum pernah merasakan kekalahan sepanjang kompetisi, mencatatkan lima kemenangan dan empat hasil seri, serta mencetak 20 gol dan hanya kebobolan lima gol. Rekor ini menjadi modal berharga bagi Inter Kediri untuk menatap babak 8 besar dengan optimisme tinggi.
Dengan persiapan matang dan rekor tak terkalahkan, Inter Kediri siap memberikan yang terbaik dalam pertandingan nanti. Semua mata kini tertuju pada duel perdana melawan Persema Malang, yang akan menjadi ujian pertama mereka di fase ini.