Kediri – Inter Kediri menunjukkan performa menjanjikan dalam laga ujicoba melawan Garuda Safin di Lapangan Ngronggo, Sabtu sore. Dua kelompok usia yang diturunkan, yakni U-17 dan U-15, tampil solid dan memberikan sinyal positif jelang persiapan menuju Piala Soeratin 2026.
Dalam pertandingan kategori U-17, Inter Kediri bermain imbang 2-2 melawan Garuda Safin. Pertandingan berlangsung sengit sejak kickoff, dengan kedua tim saling menekan dan tampil agresif di lini serang. Meski sempat tertinggal, Inter U-17 berhasil menunjukkan mentalitas kuat dan menyamakan kedudukan hingga peluit akhir berbunyi.
Berbeda dengan U-17, tim Inter Kediri U-15 tampil lebih dominan. Mereka sukses menumbangkan Garuda Safin dengan skor meyakinkan 6-3. Performa menyerang yang agresif serta koordinasi tim yang solid menjadi kunci kemenangan. Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi skuad muda Inter Kediri bahwa mereka siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Ujicoba ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan sekaligus persiapan menghadapi Piala Soeratin tahun 2026. Inter Kediri terus menggenjot latihan serta evaluasi taktik demi menghasilkan tim yang kompetitif. Uji tanding melawan tim berkualitas seperti Garuda Safin menjadi tolok ukur penting bagi pelatih untuk melihat potensi pemain.
Garuda Safin sendiri merupakan tim yang berasal dari Pati dan berkolaborasi dengan Garuda Jaya. Kehadiran mereka di Kediri menunjukkan semangat membangun ekosistem sepak bola muda di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Pertandingan ini juga menjadi momentum bagi kedua tim untuk saling belajar dan memperkuat pengalaman bertanding.
Presiden Klub Inter Kediri, Tomi Ari Wibowo, mengaku semakin yakin dengan kemampuan timnya setelah laga ujicoba ini. Menurutnya, para pemain menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi teknik maupun mental di lapangan. “Saya cukup puas dan semakin percaya diri dengan potensi anak-anak. Mereka punya semangat bertanding yang tinggi,” ujarnya.
Tim Inter Kediri sendiri diasuh oleh pelatih Qisqil, yang dikenal fokus dalam pembinaan pemain muda. Selain untuk Piala Soeratin 2026, skuad ini juga dipersiapkan untuk menghadapi ajang Popda Jatim mendatang. Artinya, proses pembentukan tim tidak hanya berorientasi pada satu kompetisi, tetapi pada pembinaan jangka panjang.
Dengan hasil ujicoba ini, Inter Kediri semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak talenta sepak bola masa depan. Klub berharap rangkaian ujicoba berikutnya akan terus mengasah kemampuan tim dan membangun kepercayaan diri pemain. Dukungan masyarakat Kediri diharapkan menjadi energi tambahan bagi Inter Kediri untuk meraih prestasi terbaik di ajang yang akan datang.