Olah Raga

IPK Gelar Turnamen Catur ‘IPK Cup’ di Kediri, Ajang Cari Bakat Muda Menuju Grand Master

Ikatan Pemuda Kediri (IPK) menggelar turnamen catur bertajuk “IPK Cup” pada hari Minggu, 10 November 2024, yang berlangsung di HW Garden & Café di Jalan Hayam Wuruk, Kota Kediri. Turnamen ini diadakan sebagai ajang pencarian bakat-bakat muda yang memiliki potensi untuk menjadi pemain catur bertaraf grand master. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pesta rakyat Kediri yang berlangsung di bulan-bulan Pilkada Kota Kediri 2024.

IPK Cup diikuti oleh 100 peserta yang nantinya akan memperebutkan berbagai hadiah menarik. Pemenang pertama berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp 1.000.000, sedangkan pemenang kedua dan ketiga akan mendapatkan hadiah Rp 600.000 dan Rp 400.000. Ada juga hadiah uang tunai untuk para pemenang hingga peringkat 100, yang diharapkan dapat memotivasi peserta dari berbagai lapisan masyarakat untuk berpartisipasi.

Turnamen catur ini diselenggarakan atas inisiatif IPK, yang dikenal selalu aktif dalam mendukung kegiatan positif di masyarakat Kota Kediri. Selain untuk mencari bakat muda, acara ini juga bertujuan untuk meramaikan suasana Pilkada Kota Kediri 2024. IPK sendiri menyatakan dukungan kepada pasangan calon (paslon) nomor urut 1, yakni Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn. dan Gus Qowim, yang diharapkan dapat membawa kemajuan bagi Kota Kediri.

Dalam sambutannya, Ketua IPK, Tomi Ari Wibowo, menyatakan bahwa turnamen ini merupakan salah satu bentuk partisipasi IPK dalam memeriahkan pesta demokrasi. “Ini adalah pesta rakyat, mari kita bersama-sama memeriahkan pesta ini dengan kegiatan yang positif,” ujar Tomi. Ia menambahkan bahwa para pemenang nantinya akan dibina agar dapat mengikuti turnamen catur berskala nasional.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Gus Qowim, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh IPK ini. Menurut Gus Qowim, turnamen ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat Kediri sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Gus Qowim turut menyampaikan visinya untuk kemajuan Kota Kediri. Ia berjanji akan terus berjuang dan berdoa agar Kota Kediri semakin maju dan berkembang. “Demi kemajuan Kota Kediri, saya akan berjuang dan terus berdoa untuk Kediri yang MAPAN,” ujar Gus Qowim, mengutip slogan paslon nomor urut 1 yang diusungnya.

Keterangan Gambar : Tomi Ari Wibowo Ketua IPK saat ngobrol santai bersama gus Qowim

Turnamen IPK Cup ini terbuka untuk umum dengan pendaftaran gratis, namun khusus untuk warga yang berdomisili di Kota Kediri. Acara dimulai pukul 10.00 dan berlangsung hingga selesai, memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di depan publik.

Dengan hadiah yang menarik dan dukungan penuh dari tokoh-tokoh penting di Kota Kediri, diharapkan acara ini menjadi momentum bagi para pecatur muda untuk mengasah keterampilan mereka. Selain itu, turnamen ini juga diharapkan mampu menjadi salah satu agenda rutin IPK dalam mendukung pengembangan olahraga di kalangan pemuda.

Turnamen catur IPK Cup di HW Garden & Café ini pun diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas, bukan hanya bagi para peserta, tetapi juga bagi masyarakat Kota Kediri secara keseluruhan. Melalui acara seperti ini, IPK ingin menunjukkan bahwa pemuda Kota Kediri mampu memberikan kontribusi nyata untuk daerahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”