Kediri – Menjelang penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 di Kabupaten Kediri, anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat acara penutupan dan peresmian program. Acara penutupan ini direncanakan berlangsung pada Kamis, 31 Oktober 2024, bertempat di Desa Pagung, wilayah Kodim 0809/Kediri.
Kegiatan kerja bakti yang dilakukan mencakup berbagai bentuk kebersihan lingkungan, seperti merapikan rumput, membersihkan sampah, hingga memperbaiki bagian-bagian yang kurang rapi di sekitar lokasi TMMD. Dansatgas TMMD Lettu Inf Kartono menjelaskan bahwa kebersihan area menjadi prioritas karena akan menjadi lokasi peresmian program TMMD ke-122. “Hari ini, kita anggota Kodim 0809/Kediri bersama anggota Satgas TMMD 122, dibantu warga sekitar, bersama-sama melaksanakan kerja bakti,” ujarnya.
Lettu Kartono menambahkan bahwa keterlibatan warga sekitar dalam kegiatan ini sangat berarti. Hal ini sejalan dengan tujuan utama TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. “Selain itu, ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan rakyat. Kami bersama warga merapikan area agar acara penutupan berjalan dengan lancar,” lanjutnya.
Penutupan TMMD ke-122 diperkirakan akan dihadiri oleh banyak pejabat, baik dari pemerintah daerah maupun dari TNI, yang akan meninjau langsung hasil kegiatan TMMD selama beberapa waktu terakhir. Menurut Lettu Kartono, keberadaan para pejabat ini diharapkan akan menjadi momen penting untuk memperlihatkan keberhasilan program TMMD kepada masyarakat luas. “Penutupan ini penting sebagai apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik TNI maupun warga,” kata Kartono.
Program TMMD 122 yang berlangsung di Desa Pagung ini telah berkontribusi besar dalam pembangunan fasilitas publik dan infrastruktur desa, seperti perbaikan jalan, pembangunan jembatan, hingga fasilitas air bersih bagi warga. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan mendukung kemajuan desa dari berbagai aspek.
- Proses Hukum SH Terate Masih Bergulir, Pernyataan di Ruang Publik dan Medsos Berpotensi Langgar Hukum
- Habiburokhman Buka-bukaan: Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Bisa Gerus Kewenangan Presiden Prabowo
- Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Kunci Wartawan: Garda Terdepan Jaga Demokrasi dan NKRI
- Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya
- Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Distribusi Pupuk Ditargetkan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, TMMD 122 juga melibatkan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat desa. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan warga tidak hanya merasakan manfaat dari infrastruktur yang telah dibangun, namun juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. “Dengan adanya TMMD, kita tidak hanya membangun fisik desa, tetapi juga memberdayakan masyarakatnya,” tambah Kartono.
Acara penutupan nanti akan menjadi penanda selesainya rangkaian kegiatan TMMD 122 di wilayah Kediri. Meski begitu, sinergi antara TNI dan masyarakat tidak akan berhenti di sini. Lettu Kartono mengungkapkan harapannya agar warga Desa Pagung dan sekitarnya tetap semangat menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang sudah dibangun secara bijak dan berkelanjutan.
Dengan selesainya TMMD 122, Kodim 0809/Kediri berharap bahwa desa yang menjadi sasaran program ini bisa berkembang lebih baik dan masyarakatnya semakin mandiri. Diharapkan pula, hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga, sekaligus menjadi contoh sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
(guh)
