Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik sejumlah pejabat utama Mabes Polri dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung pada Jumat, 15 November 2024, di Gedung Rupatama, Mabes Polri. Pelantikan ini merupakan bagian dari strategi Polri untuk memperkuat organisasi dalam rangka memberikan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat. Dalam momen tersebut, beberapa tokoh penting di Polri resmi menduduki jabatan baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi institusi kepolisian.
Salah satu pejabat yang dilantik adalah Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. Ia kini resmi menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Jabatan ini akan menempatkan Prof. Dedi sebagai sosok kunci dalam memastikan agar pengawasan dan akuntabilitas internal Polri berjalan secara efektif dan transparan. Hal ini penting guna menjamin institusi Polri terus menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat.
Selain Prof. Dedi, Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., juga dilantik sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Prof. Chryshnanda diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Polri untuk menghasilkan personel kepolisian yang lebih profesional dan berintegritas. Pelatihan yang berkualitas dianggap sebagai pondasi penting untuk menciptakan sumber daya manusia Polri yang kompeten dalam melayani masyarakat.
- Proses Hukum SH Terate Masih Bergulir, Pernyataan di Ruang Publik dan Medsos Berpotensi Langgar Hukum
- Habiburokhman Buka-bukaan: Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Bisa Gerus Kewenangan Presiden Prabowo
- Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Kunci Wartawan: Garda Terdepan Jaga Demokrasi dan NKRI
- Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya
- Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Distribusi Pupuk Ditargetkan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
Pada kesempatan yang sama, Cahyono Wibowo, S.H., M.H., juga diangkat sebagai Kepala Korps Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri. Dalam peran ini, Cahyono akan fokus pada pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia. Jabatan tersebut diharapkan akan mendukung Polri dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi secara lebih profesional dan transparan, mengingat bahwa isu korupsi menjadi perhatian utama masyarakat dan pemerintah.
Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divisi Humas Polri, menyampaikan apresiasinya terhadap para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini adalah wujud komitmen Polri untuk terus memperbaiki diri serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. “Setiap pejabat yang dilantik memiliki kompetensi dan rekam jejak yang baik. Kami optimis mereka akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Brigjen Trunoyudo.
Ia juga menambahkan bahwa penyegaran di tubuh Polri ini diharapkan mampu membawa organisasi kepolisian semakin profesional, transparan, dan akuntabel. “Pelantikan ini menjadi bukti bahwa Polri terus bergerak maju untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Kami akan berupaya agar Polri selalu menjadi institusi yang adaptif dan inovatif,” tambahnya.
Upacara pelantikan berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Polri serta para undangan. Dengan adanya rotasi dan penempatan pejabat baru ini, Polri berharap mampu menjawab tantangan di masa depan yang semakin dinamis dan kompleks. Sebagai institusi penegak hukum, Polri perlu terus bertransformasi agar tetap relevan dan responsif dalam melayani masyarakat.
Penguatan pada jabatan strategis ini diharapkan dapat memperkokoh peran Polri sebagai penjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di Indonesia. Formasi baru ini menjadi harapan besar bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kepolisian yang semakin prima dan profesional.
Dengan kehadiran para pejabat utama baru ini, Polri diyakini akan lebih siap menghadapi tantangan zaman. Institusi kepolisian kini dituntut tidak hanya mampu menjaga ketertiban, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui transparansi dan profesionalisme.
(guh)