Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menunjukkan respons cepat atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI, serta berbagai kebijakan pemerintah lainnya, Jenderal Sigit menggerakkan seluruh jajarannya untuk menyusun langkah konkret guna mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Arahan ini disampaikan hanya sehari setelah Presiden Prabowo kembali dari retreat Kabinet Merah Putih di Magelang, Jawa Tengah.
Langkah pertama yang diambil Jenderal Sigit adalah menggelar pertemuan dengan jajaran Polri di tingkat polda dan polres melalui video conference. Dalam pertemuan ini, ia menekankan pentingnya mendukung penuh program pemerintah, termasuk mencegah kebocoran keuangan negara yang selama ini menjadi perhatian utama. Selain itu, Kapolri juga meminta agar jajaran Polri mempersiapkan strategi khusus untuk meningkatkan transparansi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Tindak lanjut dari arahan ini tidak hanya terbatas pada pencegahan kebocoran keuangan negara. Jenderal Sigit juga menegaskan bahwa Polri akan melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap beberapa kasus yang kini menjadi perhatian pemerintah, seperti judi online, narkoba, dan penyelundupan. Tindakan tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serta menunjukkan bahwa Polri siap mendukung komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
- Proses Hukum SH Terate Masih Bergulir, Pernyataan di Ruang Publik dan Medsos Berpotensi Langgar Hukum
- Habiburokhman Buka-bukaan: Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Bisa Gerus Kewenangan Presiden Prabowo
- Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Kunci Wartawan: Garda Terdepan Jaga Demokrasi dan NKRI
- Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya
- Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Distribusi Pupuk Ditargetkan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
Sebagai bagian dari upaya swasembada pangan yang menjadi salah satu fokus Presiden Prabowo, Kapolri juga merencanakan perekrutan ahli pertanian dan ahli gizi sebagai personel Polri. Langkah ini merupakan wujud nyata dari dukungan Polri terhadap kebijakan ketahanan pangan. Diharapkan, dengan melibatkan ahli di bidang tersebut, Polri bisa berkontribusi lebih dalam memastikan kebutuhan pangan dalam negeri tercukupi.
Jenderal Sigit juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk segera membuat rencana kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. “Segera buat rencana jangka pendek, menengah, dan panjang,” tegas Kapolri dalam pertemuan virtual tersebut pada Rabu (30/10/24). Langkah ini bertujuan agar seluruh jajaran Polri dapat memiliki acuan yang jelas dalam menjalankan program-program yang sejalan dengan Asta Cita.
Selain itu, Kapolri memberikan tenggat waktu hingga 5 November 2024 kepada pejabat Polri untuk melaporkan penjabaran dari program-program yang telah dirancang. Dengan demikian, diharapkan Polri dapat lebih siap dalam mendukung visi besar pemerintahan saat ini. Langkah ini sejalan dengan komitmen Polri untuk terus mendukung segala upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Indonesia yang kuat dan disegani.
Tidak hanya itu, Kapolri juga mengungkapkan bahwa Polri telah menyiapkan rencana kerja selama 100 hari pertama untuk mendukung implementasi Asta Cita. Program ini diharapkan dapat memberi dampak positif dalam waktu cepat serta menjadi dasar kuat bagi Polri dalam menjalankan program-program selanjutnya. Menurutnya, visi Indonesia Emas 2045 adalah sebuah cita-cita besar yang membutuhkan dukungan dan komitmen semua pihak, termasuk institusi Polri.
Dalam upaya mewujudkan visi tersebut, Jenderal Sigit meminta dukungan penuh dari Posko Presisi. Para pejabat utama Polri juga diminta untuk menyusun program kerja dalam tiga tahap—jangka pendek, menengah, dan panjang—agar arah kebijakan dan langkah yang diambil Polri lebih terstruktur. Polri berharap dapat turut serta dalam mewujudkan visi besar Presiden Prabowo untuk menciptakan Indonesia yang sejahtera dan dihormati di mata dunia.
Sebagai penutup, Jenderal Sigit menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo adalah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat, terhormat, dan disegani oleh bangsa lain. Dengan rakyat yang hidup sejahtera dan berkontribusi positif terhadap kehidupan bangsa-bangsa, Indonesia diharapkan dapat mewujudkan Asta Cita demi tercapainya cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
(guh)
