Olah Raga

Kiko Jadi Penutup Legiun Asing Persik Kediri

Persik Kediri telah menuntaskan perburuan pemain asing di bursa transfer sebagai persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/25. Fransisco Carneiro Kiko resmi menjadi pemain asing kedelapan yang bergabung dengan skuad Macan Putih. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan Persik Kediri di musim yang akan datang.

Kiko, yang lahir pada 24 Maret 2000, menghabiskan musim pertamanya di Indonesia bersama RANS Nusantara. Selama musim tersebut, ia mencatatkan 30 penampilan dan mencetak satu gol. Gol semata wayangnya tersebut dicetak ke gawang Persik Kediri pada pertemuan pertama pada 27 September 2023 melalui tandukan kepala yang akurat. Penampilannya yang konsisten dan solid di lini pertahanan membuatnya menarik perhatian Persik Kediri.

Posisi bek tengah memang menjadi salah satu fokus utama dari jajaran pelatih Persik Kediri. Kiko menjadi pemain ketiga yang direkrut untuk posisi ini setelah Didik Wahyu dan Brendon Lucas. Pengalaman dan kemampuan Kiko diharapkan dapat memberikan stabilitas dan kekuatan tambahan di lini pertahanan tim. Pemain asal Portugal ini memiliki kemampuan duel udara yang kuat serta membaca permainan dengan baik, yang tentunya menjadi aset berharga bagi Persik Kediri.

Musim lalu, Persik Kediri kerap menghadapi kendala di posisi bek tengah, di mana pemain yang bukan berposisi asli di situ seperti Rohit Chand atau Ahmad Agung harus mengisi posisi tersebut akibat cedera atau akumulasi kartu dari pemain utama. Hal ini seringkali mempengaruhi performa tim di lapangan. Dengan adanya Kiko, diharapkan masalah ini dapat diminimalisir sehingga tim dapat tampil lebih konsisten sepanjang musim.

Pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, menyadari betul tantangan yang akan dihadapi di musim mendatang. “Kompetisi musim ini akan sangat berat, karena itu kami perlu kedalaman skuad. Musim lalu kami beberapa kali harus memainkan pemain bukan pada posisinya karena sejumlah faktor, seperti di posisi bek tengah ini. Kami berharap musim ini hal tersebut tidak terulang lagi karena target tim jelas ingin berada di posisi yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” ujar Rospide pada Sabtu (21/7).

Dengan kehadiran Kiko, Persik Kediri kini telah melengkapi kuota pemain asing mereka. Sebelumnya, mereka telah mempertahankan Ze Valente dan Rohit Chand dari skuad musim lalu, serta mendatangkan pemain baru seperti Leo Navachio untuk posisi kiper, Ramiro Fergonzi, Osmane Fane, Majid Osman, dan Brendon Lucas. Kombinasi pemain-pemain ini diharapkan dapat membawa Persik Kediri mencapai target yang lebih tinggi di musim ini.

Kiko diharapkan dapat segera beradaptasi dengan rekan-rekan barunya dan memberikan kontribusi maksimal untuk Persik Kediri. Adaptasi yang cepat dan harmonisasi dengan pemain lain menjadi kunci bagi Kiko untuk bisa langsung memberikan dampak positif bagi tim. Manajemen Persik Kediri juga optimis bahwa Kiko dapat membawa perubahan signifikan di lini pertahanan.

Persikmania, julukan untuk pendukung Persik Kediri, tentunya menantikan penampilan gemilang dari Kiko dan skuad Macan Putih di Liga 1 Indonesia 2024/25. Dukungan penuh dari para suporter diharapkan dapat memompa semangat dan motivasi para pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Dengan persiapan yang matang dan komposisi pemain yang kompetitif, Persik Kediri siap menghadapi tantangan di kompetisi mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”