Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri secara resmi menyerahkan hasil renovasi Panti Asuhan Aisyiyah di Dusun Boro, Desa Banjaranyar, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (26/4/2025). Kegiatan ini tidak hanya fokus pada rehabilitasi fisik bangunan, tetapi juga memberikan pelayanan pembuatan akta kelahiran bagi anak-anak panti. Dengan mengusung tema “Menyentuh Hati: Memberikan Identitas Membangun Masa Depan Anak Bangsa,” acara ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung perkembangan generasi penerus bangsa. Rehabilitasi bangunan dan pendampingan administrasi kependudukan tersebut diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak serta kepastian hukum bagi anak-anak panti asuhan.
Acara peresmian turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri, serta para kepala dinas strategis, seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak panti.
Selain itu, tampak hadir pula Kasdim 0809/Kediri beserta para Pasi dan Danramil, Muspika Kecamatan Kras, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kediri. Kehadiran para tokoh ini menambah semarak dan makna mendalam dalam acara tersebut.
Komandan Kodim 0809/Kediri, Letkol Inf Ragil Jaka Utama, S.Hub.Int., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program bakti sosial ini. Letkol Ragil berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dijaga untuk pengabdian yang lebih luas ke depan.
Dalam kesempatan itu, Letkol Ragil juga memberikan pesan khusus kepada anak-anak Panti Asuhan Aisyiyah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat belajar dan membangun cita-cita, karena mereka merupakan aset berharga bagi masa depan bangsa. Ia menegaskan bahwa memberikan tempat tinggal layak dan identitas hukum adalah langkah awal untuk membangun generasi emas Indonesia.
“Anak-anak ini adalah harapan bangsa. Melalui renovasi panti dan pemberian akta kelahiran, kami ingin memastikan mereka tumbuh dengan rasa aman, dihargai, dan punya masa depan cerah,” ujarnya penuh harap.
Letkol Ragil menutup sambutannya dengan mengajak semua elemen masyarakat untuk terus bergerak bersama dalam membangun masa depan anak-anak Indonesia. Ia berharap semangat gotong royong yang tercipta dari kegiatan ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut ambil bagian dalam pengabdian kepada negeri.
