Kediri – Komunitas Ngaji Preneur resmi menyatakan dukungan kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati dan Gus Qowim, yang bertarung dalam Pilkada 2024. Deklarasi dukungan ini diumumkan oleh Founder Komunitas Ngaji Preneur, Imam Muslih, dalam konferensi pers pada Selasa malam (15/10/2024).
Imam Muslih menjelaskan bahwa dukungan kepada pasangan nomor urut 1 tersebut diberikan karena adanya keselarasan visi, misi, dan program yang sejalan dengan tujuan komunitas tersebut. Menurutnya, program-program Vinanda Prameswati dan Gus Qowim selaras dengan upaya Komunitas Ngaji Preneur dalam mendorong pertumbuhan kewirausahaan di Kota Kediri.
“Kesamaan visi ini penting bagi kami. Komunitas Ngaji Preneur berkomitmen untuk memajukan wirausaha di Kota Kediri, terutama bagi pelaku digital marketing,” kata Imam dalam keterangannya. Imam percaya bahwa pasangan ini mampu mendorong kebijakan yang mendukung pelaku usaha, khususnya generasi muda yang bergerak di bidang wirausaha digital.
Imam juga menekankan bahwa potensi untuk menciptakan wirausaha baru di Kota Kediri sangat besar. Namun, ia menyoroti bahwa pelatihan kewirausahaan yang dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya belum memberikan dampak yang nyata. “Pemerintahan sebelumnya sudah melakukan pelatihan kewirausahaan, tetapi belum ada peningkatan signifikan dalam jumlah wirausaha muda. Targetnya ada 15.000 wirausaha baru, tapi hasilnya belum terlihat,” jelasnya.
Menurut Imam, evaluasi menyeluruh terhadap pelatihan-pelatihan tersebut sangat diperlukan untuk memastikan program-program yang ada benar-benar efektif dalam menciptakan wirausaha baru. Komunitas Ngaji Preneur berharap di bawah kepemimpinan Vinanda dan Gus Qowim, pelatihan kewirausahaan dapat lebih berfokus pada hasil yang konkret dan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk terjun ke dunia usaha.
Di sisi lain, Vinanda Prameswati yang turut hadir dalam acara deklarasi tersebut menyambut baik dukungan dari Komunitas Ngaji Preneur. Vinanda menegaskan bahwa salah satu fokus utama programnya adalah menciptakan wirausaha baru di Kota Kediri. “Saya yakin, menjadi wirausaha tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan individu, tapi juga berkontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian kota,” ujarnya.
Vinanda menambahkan bahwa ia dan Gus Qowim telah menyiapkan berbagai program yang dapat mendukung tumbuhnya wirausaha, termasuk akses ke modal, pelatihan berbasis praktik, dan pembinaan lanjutan bagi pelaku usaha pemula. Ia berharap program tersebut dapat menjadi solusi bagi tantangan-tantangan yang selama ini dihadapi pelaku usaha, terutama dalam menghadapi persaingan global dan perkembangan teknologi.
Dengan dukungan dari Komunitas Ngaji Preneur, pasangan Vinanda-Gus Qowim semakin optimistis untuk membawa perubahan positif bagi Kota Kediri, khususnya dalam memajukan sektor ekonomi kreatif dan kewirausahaan.