Kota Kediri Menang Telak 6-0 atas Kabupaten Blitar, Gus Qowim: Rawe-Rawe Rantas, Malang-Malang Tuntas!
Kediri – Tim sepak bola Kota Kediri tampil gemilang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan membungkam tim Kabupaten Blitar lewat kemenangan telak 6-0. Pertandingan yang digelar hari ini berlangsung sengit, namun dominasi penuh diperlihatkan oleh para pemain Kota Kediri sejak peluit pertama dibunyikan.
Pertandingan ini menjadi bukti semangat juang tinggi tim Kota Kediri yang sedari awal menunjukkan intensitas permainan luar biasa. Dipimpin oleh pelatih Wimba Sutan Fenosa, strategi dan skema permainan berjalan sangat efektif. Para pemain tampil disiplin dan kompak dalam menjalankan arahan sang pelatih.
Sesuai dengan semangat yang disampaikan Wakil Wali Kota Kediri, Gus Qowim, sebelum keberangkatan tim pagi tadi, “Rawe-rawe rantas, malang-malang tuntas,” menjadi mantra kemenangan Kota Kediri. Para pemain terlihat benar-benar menghayati pesan tersebut, bertarung habis-habisan demi harga diri dan kebanggaan kota tercinta.
Meski tim Kabupaten Blitar menampilkan permainan yang tidak kalah baik, lini pertahanan dan serangan Kota Kediri terbukti lebih solid. Tekanan demi tekanan berhasil diredam, bahkan berbalik menjadi serangan balik yang mematikan. Enam gol tercipta secara bertahap dan menunjukkan kedalaman kualitas skuad yang dimiliki Kota Kediri.
Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas kemenangan besar ini. Ia berharap kemenangan ini menjadi pemicu semangat untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. “Kita layak menang dan siap maju ke putaran Porprov 2025,” tegasnya.
Pelatih Wimba Sutan Fenosa juga memberikan apresiasi kepada anak asuhnya. Ia menekankan pentingnya konsistensi dan peningkatan kerja sama tim. “Kami tidak boleh puas dulu. Tujuan utama kita adalah lolos ke Porprov 2025 dan membawa nama baik Kota Kediri,” ujarnya usai pertandingan.
Dalam sambutannya pagi tadi, Gus Qowim memberikan pesan menyentuh kepada para pemain. Ia menyebut bahwa yang dibawa para atlet bukan hanya sekadar semangat bertanding, melainkan harga diri sebuah kota, warisan legenda, dan kebanggaan masyarakat Kediri.
“Bermainlah sportif, bermain semaksimal mungkin. Kalian bukan hanya sekadar atlet, kalian adalah pejuang yang mempertaruhkan segalanya demi kemenangan dan marwah kota,” ujar Gus Qowim penuh semangat.
Dengan kemenangan besar ini, langkah Kota Kediri menuju putaran Porprov 2025 semakin terbuka lebar. Harapan pun mengalir dari berbagai pihak agar tim ini terus menjaga momentum, menjadikan pertandingan hari ini sebagai batu loncatan untuk prestasi yang lebih besar.
(ris)