Kediri, 4 Juni 2025 — Puluhan massa yang tergabung dalam LSM RATU menggelar aksi demonstrasi di depan kantor salah satu Bank BUMN di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Rabu siang (4/6). Aksi yang dimulai pukul 11.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Irawan selaku koordinator lapangan (KORLAP), sebagai bentuk protes atas dugaan praktik manipulasi dan tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh oknum pegawai bank di kantor cabang tersebut.
Aksi demonstrasi ini dimeriahkan oleh orasi dari dua tokoh penting LSM RATU, yakni Ikbal Sermaf dan Saiful Iskak selaku Ketua LSM RATU. Dalam orasinya, Ikbal menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak aduan dari masyarakat terkait penyalahgunaan wewenang dalam proses pengajuan kredit. Ia menuding adanya oknum di internal bank yang mempersulit proses kredit secara sistematis dan bahkan memanipulasi data nasabah.
“Ada pengaduan dari masyarakat yang haknya diamputasi oleh oknum-oknum di internal Kantor Cabang Pare. Mereka mempersulit kredit, memanipulasi data, dan merampas hak masyarakat,” teriak Ikbal lantang. Ia bahkan mengutip pasal 372 dan 365 KUHP untuk menggambarkan dugaan tindak pidana yang terjadi di lingkungan bank tersebut.
Lebih lanjut, Ikbal menuntut agar seluruh oknum yang terlibat segera dipecat. “Kalau mereka masih ada di dalam, berarti dilindungi. Kepala Kantor Cabang Pare harus melakukan pemecatan hari ini juga, dan harus ada surat resmi,” desaknya di hadapan massa.
Sementara itu, Saiful Iskak dalam orasinya menegaskan bahwa pihak bank harus menjadi pelayan masyarakat, bukan malah menyalahgunakan kekuasaan. Ia menyebut tindakan yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap bangsa. “Ini fakta di lapangan, bukan karangan. Jangan lindungi mereka, segera proses hukum dan keluarkan dari institusi negara ini,” tegas Saiful.
Setelah melakukan orasi, perwakilan massa LSM RATU diterima oleh Agung Sriyanto selaku Risk Manager dari kantor cabang bank tersebut. Namun, dalam pertemuan tersebut, Saiful menolak berdialog lebih jauh karena yang hadir bukan Kepala Cabang langsung. “Kita percuma bicara pada orang yang tidak punya kapasitas mengambil keputusan,” ujarnya dengan nada kecewa.
Agung Sriyanto menyatakan bahwa ia tidak dapat memastikan kehadiran Kepala Cabang, yang makin memicu kemarahan perwakilan LSM RATU. Saiful pun mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dalam waktu dekat. “Jika tuntutan ini tidak segera ditindaklanjuti, kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak. Ini bukan sekadar demonstrasi, ini adalah kontrol sosial,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen kantor cabang Bank BUMN yang menjadi sasaran aksi. Warga sekitar yang menyaksikan jalannya demo pun berharap agar permasalahan ini segera diselesaikan secara adil demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan negara.
