Nasional

Mediasi Dinkes Kota Kediri Dan RSU Ratih Genset Rusak Saat Pemadaman Listrik Mengancaman Keselamatan Pasien

Kediri, 24 April 2024 – Insiden pemadamnya listrik yang terjadi pada hari Selasa, 23 April 2024, di Rumah Sakit Ratih, Kota Kediri, telah memicu kekhawatiran juga Keselamatan pasien. Pemadaman yang disebabkan oleh PLN layanan Grogol ini berlangsung selama lebih dari satu jam, mengganggu operasional rumah sakit karena genset rusak akibat kebakaran yang tidak terduga, mengancam keselamatan pasien ini preseden buruk Pelayanan kesehatan di kota Kediri.

Pak Wahyu Agung, Ketua Komite Keperawatan RS Ratih, mengakui ketidaksiapan ini meskipun telah ada pemberitahuan dari PLN tentang jadwal pemadaman di area Mojoroto dan sekitarnya. Menanggapi kejadian ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri langsung bertindak cepat dengan melakukan inspeksi mendadak yang dipimpin oleh Bu Dwi Sunaryati, Kepala Bidang Pelayanan Dinkes Kota Kediri.

Dalam mediasi yang diadakan di kantor Dinkes Kota Kediri, RS Ratih diwakili oleh Pak Wahyu Agung, yang mengakui adanya kekurangan dalam layanan, terutama dalam kesiapan infrastruktur listrik yang vital bagi operasional medis. Beliau menyatakan, “Kami sudah melakukan perawatan terkait genset secara berkala, namun kemarin itu kebetulan genset jebol dan kami kesulitan mencari penyewaan genset pengganti.”

Dwi Sunaryati menegaskan bahwa Dinkes Kota Kediri telah memberikan peringatan pertama kepada RS Ratih dan meminta evaluasi lebih lanjut atas semua perizinan terkait operasional rumah sakit, termasuk sertifikasi, IPAL, layanan, dan kelayakan gedung. RS Ratih telah berkomitmen untuk segera menyiapkan dokumen perizinan yang diminta.

Insiden ini menjadi peringatan bagi semua fasilitas kesehatan untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung, terutama dalam situasi darurat. Dinkes Kota Kediri dan RS Ratih berharap kerja sama ini dapat mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Keterangan Gambar : Gedung Dinas Kesehatan kota kediri

Setelah mediasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Rumah Sakit Ratih (RS Ratih) perlu mengambil beberapa langkah selanjutnya untuk memastikan peningkatan layanan dan mengatasi masalah yang terjadi. Berikut adalah beberapa tindakan yang dapat diambil oleh RS Ratih:

1. Perbaikan Infrastruktur dan Kesiapan Genset:

  • RS Ratih harus segera memperbaiki genset yang mengalami kebakaran dan memastikan kesiapannya agar dapat berfungsi sebagai cadangan listrik saat terjadi pemadaman dari PLN.
  • Perawatan berkala dan penggantian komponen yang rusak harus dilakukan untuk memastikan ketersediaan genset.

2. Peningkatan Koordinasi dengan PLN:

  • RS Ratih perlu memperkuat koordinasi dengan PLN untuk memahami jadwal pemadaman listrik dan mengantisipasi kebutuhan genset.
  • Informasi tentang pemadaman listrik harus diperoleh lebih awal agar RS Ratih dapat mengambil langkah-langkah yang tepat.

3. Evaluasi Perizinan dan Kelayakan Operasional:

  • RS Ratih harus memastikan semua perizinan terkait, termasuk sertifikasi, IPAL, dan kelayakan gedung, sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Dinkes Kota Kediri.
  • Evaluasi ini akan membantu RS Ratih memperbaiki kekurangan dan memastikan kesesuaian dengan regulasi.

4. Pelatihan dan Kesadaran Staf:

  • Staf RS Ratih perlu diberikan pelatihan tentang penanganan darurat saat pemadaman listrik dan penggunaan genset.
  • Kesadaran akan pentingnya ketersediaan listrik dalam operasional rumah sakit harus ditanamkan pada seluruh staf.

5. Komitmen Terhadap Pasien dan Masyarakat:

  • RS Ratih harus berkomitmen untuk memastikan keselamatan pasien dan kelancaran pelayanan medis selama pemadaman listrik.
  • Komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarga pasien juga penting untuk menjelaskan situasi dan mengurangi ketidaknyamanan.

Dengan langkah-langkah ini, RS Ratih dapat memastikan bahwa insiden pemadaman listrik tidak terulang dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Semoga kerja sama antara RS Ratih dan Dinkes Kota Kediri dapat memberikan solusi yang baik dan berkelanjutan.

Respon Masyarakat Kediri terkait insiden pemadaman listrik, masyarakat di Kota Kediri memberikan berbagai tanggapan:

1. Apresiasi Terhadap Tindakan Cepat:

  • Banyak masyarakat mengapresiasi tindakan cepat dari Dinkes Kota Kediri dalam menindaklanjuti laporan tentang layanan RS Ratih.
  • Respons yang aktif dan mediasi yang dilakukan menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

2. Kritik Terhadap Ketidaksiapan RS Ratih:

  • Beberapa masyarakat mengkritik ketidaksiapan RS Ratih dalam menghadapi pemadaman listrik.
  • Kebakaran genset dan ketidakmampuan mencari genset pengganti menjadi sorotan utama.

3. Harapan Akan Perbaikan Layanan:

  • Masyarakat berharap bahwa insiden ini menjadi pelajaran bagi RS Ratih untuk memperbaiki infrastruktur dan kesiapan operasional.
  • Ketersediaan listrik dan sarana pendukung lainnya harus ditingkatkan agar pelayanan medis tidak terganggu.

4. Pengawasan Lebih Ketat:

  • Ada harapan agar Dinkes Kota Kediri melakukan pengawasan lebih ketat terhadap seluruh fasilitas kesehatan di wilayahnya.
  • Evaluasi perizinan dan kelayakan operasional harus dilakukan secara berkala.

Secara keseluruhan, masyarakat berharap agar kerja sama antara pihak RS Ratih dan Dinkes Kota Kediri dapat menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam layanan kesehatan dan keamanan pasien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”