KEDIRI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79, Sedulur Wartawan Kediri (SWK) menggelar acara peringatan yang berlangsung meriah pada Minggu siang, 18 Agustus 2024, di Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kediri. Acara ini merupakan lanjutan dari peringatan yang sebelumnya diselenggarakan oleh Ikatan Wartawan Kediri (IWK) pada Rabu, 14 Agustus 2024, dan kembali menunjukkan semangat kebersamaan dan nasionalisme di kalangan insan pers.
Seperti peringatan Agustusan pada umumnya, acara dimulai dengan upacara pengibaran bendera yang diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Lagu ini dinyanyikan dengan khidmat oleh seluruh peserta yang hadir, baik dari kalangan media maupun warga setempat. Momen ini menegaskan pentingnya menjaga semangat nasionalisme di tengah peringatan hari kemerdekaan.
Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan berbagai lomba sederhana namun sarat akan kegembiraan. Uniknya, lomba-lomba tersebut tidak hanya diikuti oleh para awak media, tetapi juga oleh warga sekitar yang ikut berbaur. Lomba-lomba seperti balap karung, makan kerupuk, dan tarik tambang berlangsung seru, dengan suasana penuh tawa dan canda. Interaksi antara wartawan dan warga setempat menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.
Puncak dari rangkaian lomba ini adalah hiburan musik yang disajikan oleh kelompok musik dari Komunitas Seniman Indonesia (KSI). Penampilan mereka sukses menghibur seluruh peserta yang hadir, baik dari kalangan awak media maupun warga Desa Semanding. Suasana menjadi semakin meriah dengan alunan musik yang mengajak semua orang untuk bergoyang bersama, menambah keakraban di antara mereka.
Ketua Sedulur Wartawan Kediri (SWK), Bambang, yang akrab disapa Om Bram, menyampaikan bahwa acara Agustusan seperti ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga rasa nasionalisme para awak media, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi di antara mereka. “Kami ingin agar semangat kebersamaan dan cinta tanah air selalu terjaga, terutama di kalangan insan pers yang memiliki peran penting dalam masyarakat,” ujar Om Bram.
Senada dengan Om Bram, Ketua Ikatan Wartawan Kediri (IWK), Bambang Sulistyo, yang biasa dipanggil Om Petruk, juga menegaskan pentingnya menjaga jiwa nasionalisme di kalangan wartawan. Selain itu, ia menambahkan bahwa acara semacam ini juga berfungsi sebagai ajang untuk mempererat hubungan antarwartawan, sehingga dapat bekerja sama dengan lebih baik dalam menjalankan tugas mereka sebagai penyampai informasi.
Peringatan HUT RI ke-79 yang digelar oleh SWK ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga sarana untuk memperkuat solidaritas di antara awak media dan masyarakat. Dengan semangat nasionalisme yang terus dipupuk, diharapkan para insan pers dapat terus berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa dan negara.