Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri, H. Deny Widyanarko – Dra. Hj. Mudawamah, Resmi Mendaftar ke KPUD Kabupaten Kediri
Pada hari Rabu, 28 Agustus 2024, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri, H. Deny Widyanarko dan Dra. Hj. Mudawamah, M.H.I, secara resmi mendaftarkan diri ke KPUD Kabupaten Kediri. Pendaftaran mereka berlangsung di hari kedua dibukanya pendaftaran oleh KPUD Kabupaten Kediri, dan bertepatan dengan tanggal pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Bupati Kediri yang akan digelar pada hari Rabu, 27 November 2024. Langkah ini menjadi momen penting dalam rangkaian proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kediri.
Dalam proses pendaftaran ini, H. Deny Widyanarko dan Dra. Hj. Mudawamah diantar oleh kader dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai NasDem. Kehadiran mereka didampingi oleh ribuan simpatisan yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Kediri. Massa pendukung ini bergerak dari arah utara dan selatan menuju Kantor KPUD Kabupaten Kediri, menciptakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme.
Kehadiran massa pendukung yang sangat besar ini memiliki makna tersendiri. Kehadiran simpatisan dari berbagai arah menandakan dukungan yang kuat dan merata dari masyarakat Kabupaten Kediri terhadap pasangan calon ini. Mereka semua berkumpul di gerbang masuk Kantor KPUD untuk memberikan dukungan moral kepada H. Deny Widyanarko dan Dra. Hj. Mudawamah dalam proses pendaftaran mereka sebagai calon bupati dan wakil bupati.
Momen simbolis terjadi ketika pasangan calon tersebut secara bersama-sama memecahkan kendil yang berisi koin di depan massa pendukungnya. Pemecahan kendil ini bukan hanya sebuah tradisi, tetapi juga mengandung makna simbolis yang dalam. Tindakan ini melambangkan “Demokrasi di Kabupaten Kediri yang telah terpecahkan,” sebuah pernyataan bahwa proses demokrasi di wilayah ini berjalan dengan baik dan transparan.
Koin yang berjatuhan dari kendil tersebut juga memiliki makna khusus. Hal ini menggambarkan program dari H. Deny Widyanarko dan Dra. Hj. Mudawamah yang menjanjikan pemberian dana untuk setiap dusun sebesar Rp. 300 juta hingga Rp. 500 juta, serta kepada setiap RT sebesar Rp. 3 juta hingga Rp. 5 juta. Janji ini dipastikan akan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar janji manis belaka.
Dengan pendaftaran ini, pasangan H. Deny Widyanarko dan Dra. Hj. Mudawamah resmi menjadi peserta dalam Pemilihan Bupati Kediri 2024. Mereka akan bersaing dengan pasangan petahana, Mas Dhito dan Maria Ulva, yang telah lebih dulu mendaftarkan diri. Kedua pasangan ini akan berkompetisi memperebutkan hati dan suara rakyat Kediri pada 27 November 2024 mendatang.
Pendaftaran pasangan H. Deny Widyanarko dan Dra. Hj. Mudawamah ini semakin menegaskan dinamika politik di Kabupaten Kediri. Dengan dukungan yang luas dan program yang konkrit, pasangan ini optimis dapat meraih kemenangan dalam pemilihan nanti. Sementara itu, masyarakat Kediri kini menanti dengan penuh harap dan antusiasme terhadap masa depan daerahnya, yang akan ditentukan melalui proses demokrasi yang berjalan dengan sehat dan adil.
(guh)