
Sebanyak 100 tenaga pelipat surat suara Pemilu 2024 di Kota Kediri sumringah, lantaran pada akhirnya mereka mendapatkan honor sebagai haknya, usai menyelesaikan tugasnya sebagai tenaga kerja sortir dan lipat surat suara Pemilu 2024.
Hasilnya, rata-rata mereka mengantongi uang sebesar Rp2,5 juta – Rp 4.9 juta, setelah menjalankan tugas sejak 4 Januari 2024 lalu.
Komisioner KPU Kota Kediri, Moch Wahyudi mengatakan, jumlah honor yang dibagikan berdasarkan jumlah surat suara yang terlipat. Jumlah itu tidak termasuk pada surat suara rusak maupun yang mengalami kesalahan pencetakan.
Menurutnya, rata-rata pekerja sortir dan lipat surat suara mendapatkan honor sebesar Rp 2,5 juta hingga terbanyak Rp 4,9 juta.
Honor tersebut dikatakan oleh Wahyudi sudah dibagikan langsung di Kantor KPU Kota Kediri pada Jum’at siang (19/1).
Wahyudi mengaku, selama proses pelipatan tidak ada kendala berarti, meskipun ada faktor lain lantaran panasnya gedung karena atapnya yang terbuat dari seng. Namun KPU Kota Kediri telah berupaya minimalisir dengan menggunakan blower kipas.
Untuk honor sudah kita bayarkan kepada mereka. Jumlahnya variatif, mulai dari 2,5 juta rupiah – 4,9 juta rupiah
Komisioner KPU Kota Kediri, Moch Wahyudi
Setelah menyelesaikan tahapan sortir dan lipat surat suara, kini KPU Kota Kediri kembali memulai tahapan berikutnya, yakni perakitan kotak suara.
