
Jakarta, 26 Februari 2024 – PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) melaporkan pertumbuhan yang solid dalam pendapatan bunga bersih pada tahun 2023, menurut hasil laporan keuangannya. Pendapatan bunga bersih naik 3% year-on-year (yoy) menjadi Rp12,04 triliun dari Rp11,68 triliun pada tahun sebelumnya.
Kenaikan ini didorong oleh komitmen Bank BTPN untuk terus mengembangkan layanan keuangan yang komprehensif dan inovatif, dengan fokus pada keberlanjutan. Pendapatan bunga yang meningkat juga mempertahankan Net Interest Margin (NIM) di level 6,45%, meningkat dari 6,32% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Bank BTPN, Henoch Munandar, menyatakan bahwa dukungan nasabah melalui program-program unggulan, termasuk program Daya, menjadi faktor utama di balik kesuksesan Bank BTPN dalam menciptakan pertumbuhan yang memberikan perubahan positif kepada nasabah.
Bank BTPN mencatatkan peningkatan total penyaluran kredit sebesar 7% yoy menjadi Rp156,56 triliun pada tahun 2023, dengan penyaluran pinjaman kepada nasabah korporasi, usaha kecil dan menengah, serta Jenius sebagai pendorong utama. Bank juga berhasil menjaga kualitas kredit tetap baik dengan rasio gross non-performing loan (NPL) turun ke level 1,36%.
Selain itu, Bank BTPN menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dengan target emisi nol bersih pada tahun 2030, melalui berbagai strategi seperti pembiayaan hijau dan pendanaan sosial.
Program Daya Bank BTPN telah memberikan manfaat kepada lebih dari 5,5 juta individu melalui 11.359 aktivitas yang berpusat pada komunitas, sementara evolusi Jenius sebagai solusi keuangan digital-savvy telah mengalami pertumbuhan signifikan dengan jumlah registered user meningkat 19% menjadi 5,2 juta.
“Inisiatif berkelanjutan Bank BTPN merupakan cerminan dari nilai-nilai inti yang dipegang teguh dalam setiap aspek operasionalnya. Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang pertumbuhan finansial, tetapi juga bagaimana solusi layanan keuangan berkelanjutan kami dapat memberikan dampak yang nyata pada kehidupan masyarakat,” tutup Henoch.