KEDIRI KOTA – Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. menghadiri kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-157 Jembatan Lama Kota Kediri yang digelar pada Sabtu (14/3/2026) malam. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Jembatan Lama yang menjadi salah satu ikon bersejarah di Kota Kediri.
Kehadiran Wakapolres Kediri Kota dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap berbagai kegiatan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Kediri.
Peringatan HUT Jembatan Lama Kediri ke-157 ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Wakil Wali Kota KH. Qowimuddin Thoha, perwakilan Kodim 0809 Kediri, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Kalaksana BPBD, Kapolsek Kediri Kota, serta Kapolsek Mojoroto.
Rangkaian kegiatan diawali di kawasan Jembatan Lama Kediri yang menjadi titik berkumpul para peserta. Suasana kebersamaan terlihat ketika para pejabat daerah, aparat keamanan, serta masyarakat berkumpul untuk memperingati usia jembatan yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah Kota Kediri.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan mlaku bareng bersama Wali Kota Kediri menuju Kantor Disbudparpora Kota Kediri. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko tampak berjalan bersama para pejabat daerah dan masyarakat sebagai simbol kebersamaan serta dukungan terhadap pelestarian sejarah dan budaya Kota Kediri.
Kegiatan mlaku bareng ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat. Antusiasme warga yang ikut serta menambah semarak peringatan hari jadi Jembatan Lama yang telah berdiri selama lebih dari satu setengah abad tersebut.
Setibanya di Kantor Disbudparpora Kota Kediri, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan Ngaji Bareng Seniman Jaranan se-Kota Kediri. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi spiritual bagi para seniman jaranan yang selama ini berperan penting dalam menjaga dan melestarikan budaya tradisional di Kota Kediri.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para pelaku seni budaya dalam menjaga kondusivitas wilayah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk terus melestarikan warisan budaya lokal agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan usia yang telah mencapai 157 tahun, Jembatan Lama Kediri tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol perjalanan sejarah Kota Kediri. Keberadaannya hingga saat ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga dan merawat peninggalan bersejarah sebagai bagian dari identitas daerah.