Kediri – Persik Kediri tengah melakukan persiapan intensif jelang laga penting pekan ke-32 Liga 1 Indonesia menghadapi rivalnya, Arema FC, yang akan digelar pada 11 Mei 2025 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Laga bertajuk Derby Jawa Timur ini menjadi sangat krusial bagi tim berjuluk Macan Putih, yang saat ini tengah berjuang untuk keluar dari ancaman zona degradasi.
Dalam 13 pertandingan terakhir, Persik Kediri belum pernah meraih satu pun kemenangan. Situasi ini membuat posisi mereka di klasemen sementara, yakni peringkat ke-12, belum sepenuhnya aman. Kemenangan atas Arema FC pun menjadi target mutlak agar peluang bertahan di Liga 1 tetap terbuka lebar.
Pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves, mengungkapkan bahwa tim dalam kondisi baik dan siap tempur. Ia menyatakan seluruh pemain menunjukkan semangat tinggi untuk memenangkan pertandingan, terlebih lagi laga ini merupakan derby yang penuh gengsi. “Semua pemain memiliki motivasi besar. Kami siap hadapi pertandingan berat ini,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Dalam upaya menyiapkan tim secara maksimal, Divaldo mengaku fokus pada aspek taktikal serta mengasah bola-bola servis. Ia menilai bahwa duel Derby Jatim seringkali ditentukan oleh detail permainan seperti bola mati. “Selain memaksimalkan taktikal, saya juga mencoba untuk mematangkan bola-bola servis. Dalam laga derby ini, tim yang lebih siap dari segala lini pasti akan memenangkan pertandingan sengit ini,” jelasnya.
Dukungan moril dari para suporter pun mengalir deras. Dalam sesi latihan yang digelar di Stadion Gelora Daha Jayati, sore kemarin, ratusan Persikmania hadir memberikan semangat kepada tim kesayangan mereka. Suasana latihan pun terasa lebih hidup dengan yel-yel dan semangat dari para pendukung setia.
Ahmad Balo, Koordinator Suporter Persikmania, menyebut kehadiran mereka bukan sekadar bentuk dukungan biasa, melainkan dorongan emosional agar tim segera bangkit dari keterpurukan. “Kedatangan kami di sini untuk memberikan semangat bagi tim. Mengingat dalam 13 pertandingan Persik Kediri belum pernah sekalipun meraih kemenangan,” ungkap Balo.
Ia menambahkan, kehadiran Persikmania dalam latihan menunjukkan bahwa cinta terhadap tim tidak luntur meski dalam masa sulit. Suporter tetap setia mendukung, berharap tim mampu keluar dari tekanan. “Kami tidak pergi. Kami justru datang untuk memberikan semangat agar tim segera bangkit dan menang,” tegasnya.
Dengan dukungan dari para pendukung dan persiapan yang terus dimatangkan, Persik Kediri berharap bisa mengakhiri tren negatif dan mencetak kemenangan penting di kandang lawan. Hasil positif di Derby Jatim akan menjadi momentum penting untuk memastikan keberlangsungan Persik di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.