Persik Kediri harus puas berbagi poin dengan PSS Sleman setelah bermain imbang tanpa gol dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2024-2025. Laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada Minggu (18/1), berlangsung di bawah hujan deras, sehingga membuat kondisi lapangan penuh genangan air.
Hasil ini membuat Persik Kediri sementara berada di peringkat kelima klasemen Liga 1 dengan koleksi 31 poin dari 19 pertandingan. Meski gagal meraih kemenangan, pelatih Persik, Marcelo Rospide, tetap mensyukuri hasil tersebut, mengingat situasi pertandingan yang cukup sulit.
Marcelo mengakui bahwa kondisi lapangan yang tergenang air sangat memengaruhi jalannya pertandingan. Menurutnya, strategi permainan tidak bisa dijalankan dengan optimal karena bola sulit digulirkan. “Sangat sulit bermain dengan kondisi lapangan seperti itu. Para pemain tidak bisa menjalankan taktik lantaran bola sering terhenti di genangan air,” ujarnya.
Meski demikian, Marcelo tetap mengapresiasi usaha para pemainnya yang terus berjuang hingga akhir pertandingan. “Poin satu ini harus kita syukuri. Situasinya tidak mudah, tetapi kami akan memanfaatkan pertandingan berikutnya untuk meraih hasil maksimal,” tambahnya.
Hal senada diungkapkan oleh Abiyoso, salah satu pemain Persik Kediri. Ia mengaku kondisi lapangan yang becek membuat para pemain kesulitan untuk bermain sesuai dengan taktik yang direncanakan. “Dengan kondisi seperti itu, kami bingung mau menerapkan strategi apa. Bola sulit dijalankan, jadi permainan banyak terhambat,” ujarnya.
Kendati demikian, Abiyoso menilai bahwa hasil imbang ini masih menjadi pelajaran berharga bagi timnya untuk menghadapi tantangan ke depan. Ia berharap Persik Kediri bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya.
Persik Kediri kini harus segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki performa mereka. Dengan kondisi klasemen yang masih ketat, setiap poin sangat berarti dalam persaingan menuju posisi lebih tinggi.
Pertandingan berikutnya akan menjadi momentum bagi Macan Putih untuk kembali ke jalur kemenangan. Marcelo dan para pemain optimistis bahwa dengan kerja keras dan persiapan yang matang, mereka bisa memperbaiki hasil di laga-laga selanjutnya.