Persik Kediri, salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia, tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi musim baru Elite Pro Academy (EPA) yang diwajibkan bagi setiap klub peserta Liga 1. Untuk itu, mereka menggandeng PSSI Kota Kediri dalam mengadakan seleksi pemain muda dari kelompok umur U-15 dan U-17. Seleksi ini merupakan upaya penting untuk membentuk tim masa depan yang kompetitif, serta memberikan kesempatan bagi talenta-talenta muda lokal untuk berkembang.
Proses seleksi ini akan melibatkan seluruh klub yang berpartisipasi dalam Liga Internal Persik, kompetisi yang digelar bersama antara PSSI Kota Kediri dan Persik Kediri. Seleksi yang digelar minggu ini akan diikuti oleh pemain-pemain terbaik dari setiap tim yang sebelumnya tampil di Liga Internal tersebut. Setiap klub diminta untuk mengirimkan dua pemain terbaik mereka guna mengikuti seleksi ketat yang disiapkan oleh tim pelatih Persik Kediri.
Dalam seleksi ini, sebanyak 43 tim akan berpartisipasi, yang berarti ada 86 pemain muda berbakat yang akan bersaing untuk memperebutkan tempat di tim EPA Persik Kediri. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih 6 pemain untuk kategori U-18 dan 8 pemain untuk kategori U-16. Pemain-pemain yang terpilih akan digabungkan dengan skuad yang sudah ada untuk kemudian menjalani pemusatan latihan di Cirebon dalam waktu dekat.
Tomi Ari Wibowo, Ketua PSSI Kota Kediri, mengonfirmasi hal ini dalam wawancaranya di Lapangan Desa Purwokerto, Ngadiluwih, Kediri. Ia menyatakan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari komitmen Persik Kediri dalam mengembangkan bakat-bakat muda lokal. “Minggu ini, Persik akan menggelar seleksi bagi pemain yang selama ini ikut di Liga Internal Persik. Setiap tim diminta untuk mengirimkan dua wakilnya, dan dari situ kita akan memilih pemain terbaik untuk masuk ke tim EPA,” ujarnya.
Tomi juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Persik Kediri atas inisiatif ini. “Alhamdulillah, kita ucapkan terima kasih kepada Persik Kediri yang telah melibatkan pemain usia muda dari Kediri untuk Liga EPA. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi pemain muda Kediri untuk berkarier di sepakbola profesional,” tambahnya. Ia berharap, dengan adanya program seleksi ini, semakin banyak pemain muda berbakat yang bisa menembus pentas sepak bola nasional dan bahkan internasional.
Sementara itu, antusiasme tinggi juga datang dari para pelatih klub-klub internal yang merasa seleksi ini adalah kesempatan emas bagi para pemain mereka. Mereka menyadari bahwa proses seleksi akan berjalan ketat, namun optimis bahwa bakat-bakat lokal Kediri memiliki kualitas yang mampu bersaing di kancah nasional.
Seleksi ini menjadi langkah penting bagi Persik Kediri dalam memastikan regenerasi pemain berjalan dengan baik. Program Elite Pro Academy yang diselenggarakan oleh PSSI merupakan wadah bagi klub-klub Liga 1 untuk mengembangkan pemain muda, dan Persik Kediri bertekad untuk memaksimalkan potensi pemain-pemain lokal dalam program ini. Dengan demikian, Persik juga berharap dapat menemukan talenta-talenta yang nantinya bisa memperkuat tim senior mereka di masa depan.
Bagi para pemain muda yang terpilih, seleksi ini tentunya menjadi pintu awal untuk mewujudkan mimpi mereka berkarier sebagai pemain sepak bola profesional. Tantangan selanjutnya adalah bagaimana mereka bisa menunjukkan konsistensi dan kualitas selama menjalani pemusatan latihan, dan akhirnya masuk dalam skuad resmi Elite Pro Academy Persik Kediri.