Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, memastikan bahwa laga kandang Persik Kediri melawan Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pekan ke-29 akan digelar di Stadion Soepriadi Blitar. Kepastian ini diumumkan menyusul kebutuhan akan tempat pertandingan yang representatif untuk menjamu tim ibu kota.
Pertandingan seru antara dua tim besar ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025, pukul 19.00 WIB. Ini menjadi momentum penting bagi Persik Kediri untuk meraih poin penuh di kandang, meskipun digelar di luar markas utamanya.
“Jadi benar ya, laga home Persik Kediri selanjutnya akan menggunakan Stadion Soepriadi Blitar sebagai venue pertandingan,” ujar Tri Widodo kepada awak media. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kesiapan stadion serta faktor teknis lainnya.
Widodo juga mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sedang mengurus proses perizinan agar pertandingan dapat digelar dengan penonton. Ia berharap seluruh proses administrasi bisa segera rampung dan mendapatkan restu dari pihak terkait.
“Saat ini kita masih mengatur perizinannya. Semoga dapat diperbolehkan, baik dari Pemerintah Daerah setempat maupun pihak kepolisian,” jelasnya. Kehadiran suporter dinilai sangat penting untuk memberikan dukungan langsung kepada para pemain di lapangan.
Persik Kediri saat ini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 36 poin dari 28 pertandingan. Performa tim asal Kediri ini dinilai masih belum konsisten, dan laga melawan Persija Jakarta akan menjadi ujian berat bagi mereka.
Di sisi lain, Persija Jakarta tampil cukup solid musim ini. Macan Kemayoran saat ini menduduki peringkat ke-5 klasemen sementara dengan raihan 44 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Kemenangan atas Persik bisa memperkuat posisi mereka di papan atas.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki motivasi tinggi untuk mengamankan poin. Jika izin penonton dikabulkan, atmosfer pertandingan di Stadion Soepriadi Blitar dipastikan akan semakin meriah dan penuh semangat.