Kediri – Rabu, 7 Mei 2025, PLN UP3 Kediri menggelar acara sosialisasi bersama Icon Plus, Haleyora Power, dan PLN Insurance yang dihadiri oleh jajaran manajemen serta tim pelayanan pelanggan. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini berlangsung di Ruang Rapat Joyoboyo, Kantor PLN UP3 Kediri. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Senior Manager Niaga PLN, Agus Tri, yang memberikan berbagai arahan strategis guna meningkatkan kinerja layanan pelanggan dan penjualan.
Kegiatan ini diikuti oleh para Manager ULP, Team Leader Pelayanan Pelanggan ULP dan UP3, serta Assistant Manager UP3. Dalam arahannya, Agus Tri menyoroti sejumlah capaian kinerja yang belum maksimal, terutama terkait penjualan yang mengalami penurunan akibat program diskon 50% yang belum diimbangi dengan strategi pemasaran yang agresif.
Ia juga mengingatkan pentingnya pencapaian Key Performance Indicator (KPI) baru, yaitu penambahan pelanggan dan delta MVA. Agus menekankan bahwa tidak boleh lagi ada daftar tunggu lebih dari satu hari tanpa adanya proses perluasan jaringan. Proses pencetakan Perjanjian Kontrak (PK) pun diimbau dilakukan minimal dua kali sehari, agar pengambilan material bisa langsung dieksekusi, baik pada pagi maupun sore hari.
Salah satu isu strategis yang dibahas adalah perlunya pelaksanaan perjanjian tripartit perumahan secara konsisten untuk mengelola daftar tunggu pemasangan listrik. Selain itu, Agus menyoroti pentingnya pengawasan atas delta MVA, terutama dalam penambahan pelanggan Tegangan Menengah (TM), serta penyampaian kendala material secara cepat jika ditemukan di lapangan.
Agus juga menekankan belum tercapainya target penambahan pelanggan untuk produk tematik. Ia mendorong agar dilakukan upaya pemasaran secara agresif seperti pembukaan konter di pasar, pusat perbelanjaan, dan pemberian diskon, serta mengangkat tema lokal seperti diskon penyambungan listrik dalam rangka Hari Jadi Kota Kediri.
Lebih lanjut, beliau mengingatkan mengenai pelunasan PRR yang belum optimal. Ia mengingatkan agar tidak terjadi kelolosan data, seperti eks bongkar atau eks P2TL yang tetap bisa mengajukan pasang baru. Jika terjadi, bisa dimasukkan klausul denda dalam kontrak yanbung. Selain itu, penyerapan Anggaran Investasi (AI) juga disoroti, dengan permintaan agar tim jaringan dan konstruksi meningkatkan pengawasan serta pengendalian pekerjaan.
Dalam kesempatan yang sama, isu strategis mengenai migrasi dari pelanggan prabayar ke pascabayar juga dibahas. Agus menyampaikan bahwa meski tidak semua pelanggan harus dipindahkan, strategi berdasarkan kondisi wilayah perlu diterapkan. Pelanggan prabayar dinilai cenderung berhemat dan cenderung tidak langsung membayar dari awal, sehingga menyebabkan potensi kerugian investasi jaringan bagi PLN.
Menutup arahannya, Agus Tri juga menyampaikan pesan dari General Manager PLN untuk selalu menjalin sinergi dengan stakeholder manajemen serta menekankan pentingnya keselamatan kerja (K3) di seluruh komponen PLN. Ia juga mengingatkan agar integritas seluruh pegawai PLN tetap dijaga, demi mendukung kinerja yang lebih baik ke depannya
