Pendidikan

Polisi Kediri Kawal Penyaluran Bantuan Pangan untuk Penanganan Stunting

Kediri – Upaya penanganan stunting di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian. Pada Selasa, 27 Agustus 2024, Bhabinkamtibmas Desa Tertek, Aipda Teguh Wiyono, melaksanakan pendampingan dalam penyaluran bantuan pangan yang ditujukan untuk keluarga dengan anak yang mengalami stunting.

Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Tertek dan dihadiri oleh berbagai pihak penting. Kepala Desa Tertek, Suratemin, turut hadir bersama Babinsa Tertek, perangkat desa, dan pendamping desa. Kehadiran warga masyarakat penerima manfaat juga menjadi bukti bahwa bantuan ini sangat dinantikan oleh mereka yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tertek, Suratemin, menyatakan apresiasinya terhadap kehadiran Aipda Teguh dan pihak kepolisian yang ikut serta mengawal penyaluran bantuan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu memastikan proses distribusi bantuan berjalan dengan lancar dan tertib,” ujar Suratemin.

Aipda Teguh Wiyono menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan kali ini berupa bahan pangan penting, yaitu daging ayam seberat 1 kg dan 10 butir telur untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan ini diberikan secara khusus kepada keluarga yang memiliki anak dalam kondisi kurang gizi atau stunting. “Jumlah total keluarga penerima manfaat di Desa Tertek sebanyak 198 keluarga,” tambahnya.

Proses penyaluran bantuan berlangsung aman dan tertib. Meski kegiatan ini melibatkan banyak warga, protokol kesehatan tetap diutamakan untuk memastikan keselamatan bersama. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi pihak kepolisian yang tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga kesehatan masyarakat.

Kapolsek Pare, Iptu Siswo Edi, yang memantau kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya penanganan stunting di wilayahnya. “Kami dari kepolisian siap mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Kecamatan Pare. Pendampingan seperti ini dilakukan untuk memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan sesuai rencana dan sampai kepada yang berhak,” ungkap Iptu Siswo.

Dalam konteks ini, kehadiran kepolisian dalam penyaluran bantuan bukan hanya sekadar tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk komitmen sosial. Peran serta kepolisian diharapkan dapat memperkuat program pemerintah dalam menangani masalah stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Keterlibatan aktif kepolisian dalam program-program kemasyarakatan, seperti penanganan stunting, menunjukkan bahwa institusi ini tidak hanya fokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap dengan adanya bantuan ini, kondisi gizi anak-anak yang mengalami stunting bisa segera membaik,” pungkas Aipda Teguh Wiyono, yang juga menyampaikan pesan agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar.

(guh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”