
Kediri, Jawa Timur – Dalam upaya pencegahan aksi premanisme, Polres Kediri Polda Jatim telah meningkatkan kegiatan patroli dialogis di berbagai lokasi yang dianggap rawan akan tindakan premanisme. Kegiatan ini meliputi area pasar, terminal, dan tempat umum lainnya yang sering menjadi sasaran para preman.
Kapolres Kediri, AKBP Bimo Ariyanto, S.H., S.I.K., melalui Kasihumas AKP Sriati, S.H., menyatakan bahwa tujuan utama dari patroli dialogis adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi warga. Selama patroli, petugas kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat, mendengarkan keluhan dan masukan mereka.
Petugas juga memberikan edukasi kepada warga tentang bahaya premanisme dan strategi efektif untuk menghindarinya. Pendekatan dialogis ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, serta membangun kerjasama dalam menjaga keamanan.

Warga diimbau untuk tetap waspada dan tidak segan melaporkan kegiatan yang mencurigakan. “Dengan adanya laporan dari masyarakat, kami bisa lebih cepat menanggapi dan menindaklanjuti tindakan premanisme,” ujar Kasihumas.
Informasi tentang modus operandi yang sering digunakan oleh pelaku kejahatan juga disampaikan kepada masyarakat, agar mereka dapat lebih waspada dan menghindari menjadi korban.
Polres Kediri berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli dialogis dan kegiatan preventif lainnya sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Kami berharap kehadiran polisi di lapangan dapat memberikan efek jera bagi pelaku premanisme dan meningkatkan rasa aman di kalangan masyarakat,” tutup Kasihumas dengan tegas.
(guh)
