TULUNGAGUNG – Dalam respons cepat terhadap bencana alam yang melanda tiga desa di Kecamatan Campurdarat, Polres Tulungagung telah mengambil langkah kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga yang terdampak oleh angin kencang.
Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khafafi, melalui Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno, menyampaikan bahwa sebanyak 56 paket sembako telah disalurkan kepada warga yang rumahnya rusak akibat puting beliung. Bantuan tersebut terbagi kepada 25 warga Desa Wates, 25 warga Desa Pojok, dan 6 warga Desa Pelem.
Bencana alam yang terjadi pada Kamis, 25 April 2024, sekitar pukul 13.00 WIB, ini menyebabkan kerusakan signifikan pada atap rumah warga dan banyak pohon yang tumbang akibat hujan deras dan angin kencang.
Dengan pemberian bantuan ini, Polres Tulungagung berharap dapat meringankan beban warga yang terdampak. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Iptu Mujiatno.
Polres Tulungagung juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan persiapan dalam menghadapi bencana alam yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Tulungagung untuk selalu hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat di saat-saat sulit. Polres Tulungagung menunjukkan bahwa kepedulian dan solidaritas sosial menjadi prioritas dalam setiap tindakan mereka, terutama dalam merespons kejadian bencana alam.