Polsek Kandangan Pasang Banner Imbauan di Jalur Rawan Pohon Tumbang Hutan Perhutani Kediri
Kediri – Polsek Kandangan bersama Perhutani mengambil langkah antisipatif dengan memasang banner imbauan di jalur Hutan Perhutani Dusun Putuk, Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya pohon tumbang di kawasan tersebut, terutama saat musim hujan dan angin kencang.
Kapolsek Kandangan, AKP Wahyu Hariadi, menjelaskan bahwa pemasangan banner tersebut bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas. “Masyarakat yang melintas di area RPH tersebut agar lebih berhati-hati dan waspada serta sadar diri akan rawan terjadinya pohon, ranting, dan dahan tumbang,” ujarnya pada Selasa (10/12/2024).
Menurut AKP Wahyu, jalur Hutan Perhutani di Dusun Putuk memang dikenal sebagai area rawan pohon tumbang, terutama saat musim hujan disertai angin kencang. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.
- Proses Hukum SH Terate Masih Bergulir, Pernyataan di Ruang Publik dan Medsos Berpotensi Langgar Hukum
- Habiburokhman Buka-bukaan: Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Bisa Gerus Kewenangan Presiden Prabowo
- Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Kunci Wartawan: Garda Terdepan Jaga Demokrasi dan NKRI
- Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya
- Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Distribusi Pupuk Ditargetkan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
Selain itu, Kapolsek menambahkan bahwa potensi pohon tumbang dapat menyebabkan kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, pemasangan banner imbauan ini diharapkan dapat mencegah masyarakat menjadi korban dari insiden semacam itu.
“Dengan dipasang imbauan tersebut, masyarakat diharapkan lebih waspada dan menghindari risiko menjadi korban akibat pohon tumbang maupun musibah lainnya,” lanjut AKP Wahyu.
Pemasangan banner ini juga merupakan bentuk kerja sama antara Polsek Kandangan dan pihak Perhutani dalam menjaga keamanan di kawasan tersebut. Keduanya berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan di area rawan demi keselamatan masyarakat.
Masyarakat yang sering melintasi jalur tersebut menyambut baik langkah ini. Mereka berharap pemerintah dan instansi terkait juga melakukan penanganan lanjutan, seperti pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, untuk meminimalisir risiko.
Langkah antisipatif seperti pemasangan banner dan sosialisasi dianggap penting, mengingat jalur ini merupakan akses vital bagi warga sekitar. Keberadaan tanda peringatan diharapkan dapat menjadi pengingat agar pengguna jalan selalu berhati-hati, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.
Dengan upaya ini, diharapkan potensi bahaya di jalur rawan pohon tumbang dapat diminimalkan, sehingga masyarakat merasa lebih aman saat melintas di kawasan Hutan Perhutani Dusun Putuk.
(guh)