Sosialisasi Pemilihan Umum dan Peringatan Hari Santri Nasional di Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kediri
Kediri – Pada hari Minggu, 3 November 2024, pukul 09.30 WIB, Balai Desa Canggu, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri menjadi tempat berlangsungnya acara sosialisasi pendidikan pemilih untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya partisipasi dalam pemilu yang akan datang.
Selain sosialisasi pemilu, acara ini juga diisi dengan kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) serta Rapat Pimpinan PAC IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) Kecamatan Badas. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran politik dan semangat kebangsaan di kalangan santri dan masyarakat sekitar.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan. Di antara yang hadir adalah Kepala Desa Canggu, Babinsa Desa Canggu, perwakilan dari KPU Kabupaten Kediri, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Badas, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Badas, Khoirul Bazar, serta Muhammad Izzudin sebagai Pembina IPNU dan IPPNU Kecamatan Badas. Hadir pula Ketua PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Badas beserta pengurus, serta perwakilan dari Fatayat, Muslimat, dan Ansor.
Acara dimulai dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya nasionalisme dan persatuan dalam menjaga keutuhan bangsa, terutama di tahun-tahun politik seperti ini.
Sesi sambutan diawali oleh Ketua IPNU Kecamatan Badas, yang menyampaikan harapan agar generasi muda, khususnya pelajar NU, dapat berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum serta menjadi pemilih yang cerdas. Sambutan dilanjutkan oleh Kepala Desa Canggu, yang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan sosialisasi ini dan berharap agar warga Desa Canggu semakin sadar akan pentingnya suara mereka dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.
- Proses Hukum SH Terate Masih Bergulir, Pernyataan di Ruang Publik dan Medsos Berpotensi Langgar Hukum
- Habiburokhman Buka-bukaan: Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Bisa Gerus Kewenangan Presiden Prabowo
- Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Kunci Wartawan: Garda Terdepan Jaga Demokrasi dan NKRI
- Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya
- Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Distribusi Pupuk Ditargetkan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
Dalam sambutannya, Ketua MWC NU Badas, Khoirul Bazar, juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah, khususnya dalam suasana pemilu. Sambutan terakhir disampaikan oleh perwakilan KPU Kabupaten Kediri, yang menjelaskan pentingnya pendidikan pemilih agar masyarakat dapat menggunakan hak suaranya dengan bijak dan sesuai dengan hati nurani.
Setelah sesi sambutan, acara diakhiri dengan doa penutup, dilanjutkan dengan materi dari Komisioner KPU Kabupaten Kediri. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan informasi mengenai tata cara pemilihan yang benar, pentingnya menjaga kerahasiaan suara, serta prosedur pemilu yang akan diterapkan. Para peserta tampak antusias mengikuti penjelasan tersebut, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait dengan teknis pemilu dan hak-hak pemilih.
Kegiatan sosialisasi dan tasyakuran ini berlangsung dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilu dapat meningkat, sekaligus menjadi ajang bagi santri dan warga Desa Canggu untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan rasa persatuan menjelang Pemilu 2024.
(guh)
