808 Personel Polda Jatim dan 15 Ribu Personel Polres Jajaran Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Bertugas di TPS
SURABAYA – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, sebanyak 808 personel Polda Jawa Timur dan 15 ribu personel Polres Jajaran Polda Jatim menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi prima saat menjalankan tugas pengamanan.
Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari kesiapan personel sebelum mereka diterjunkan ke lapangan. “Seluruh personel sebelum bertugas di TPS wajib menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental mereka,” ungkap Kombes Dirmanto pada Rabu (20/11).
Biddokkes Polda Jatim bertanggung jawab atas pemeriksaan ini. Tindakan preventif ini bertujuan agar seluruh personel dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal. Menurut Kombes Pol Dirmanto, kesehatan personel menjadi prioritas utama untuk menjaga kelancaran dan keamanan Pilkada serentak.
- Proses Hukum SH Terate Masih Bergulir, Pernyataan di Ruang Publik dan Medsos Berpotensi Langgar Hukum
- Habiburokhman Buka-bukaan: Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Bisa Gerus Kewenangan Presiden Prabowo
- Kadiv Humas Polri Tegaskan Peran Kunci Wartawan: Garda Terdepan Jaga Demokrasi dan NKRI
- Kapolri Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Ini Daftarnya
- Kapolri Teken MoU dengan PT Pupuk Indonesia, Distribusi Pupuk Ditargetkan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
Kabiddokes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, MM., menambahkan bahwa program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, yaitu mendukung optimalisasi pengamanan dalam pesta demokrasi. “Langkah ini tidak hanya untuk memastikan keamanan, tetapi juga untuk mendukung program nasional yang telah dicanangkan,” jelasnya.
Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh, melibatkan Siedokkes Polres dan Rumah Sakit Bhayangkara di bawah rayonisasi Polda Jatim. “Sebanyak 808 personel Polda Jatim diperiksa oleh Biddokkes, sedangkan 15 ribu personel Polres jajaran diperiksa oleh Sidokes dan Rumah Sakit Bhayangkara,” tambah Kombes Khusnan.
Kabiddokes juga menegaskan bahwa personel yang ditemukan dalam kondisi tidak sehat atau memiliki komorbiditas yang berisiko akan diberikan rekomendasi untuk tidak bertugas di TPS. Hal ini dilakukan demi keselamatan personel dan kelancaran tugas pengamanan di lapangan.
“Jika ada personel yang tidak fit, mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan dan pengobatan sesuai kebutuhan. Kami memastikan tidak ada kompromi dalam kesehatan personel,” ujar Kombes Khusnan.
Langkah ini menunjukkan komitmen Polda Jatim untuk memberikan pengamanan terbaik dalam Pilkada Serentak 2024. Dengan personel yang sehat dan siap siaga, diharapkan proses demokrasi dapat berjalan aman dan lancar, mencerminkan dedikasi Polri dalam melayani masyarakat.
(guh)