
Kediri Kota – Ratusan personel gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan debat pamungkas Pilwali Kota Kediri 2024. Pengamanan ini dilakukan untuk mencegah potensi kerawanan dan gesekan antarpendukung pasangan calon (paslon).
Debat kedua ini digelar di Insumo Kediri Convention Center (IKCC) pada Rabu (20/11/2024) pukul 19.00 WIB. Untuk mendukung kelancaran acara, Polres Kediri Kota juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi di sekitar lokasi acara.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengamanan akan dilakukan secara humanis. “Saya harap anggota tetap melaksanakan tugas dengan ikhlas dan sesuai aturan yang telah ditetapkan, humanis, dan menjaga kondusifitas terutama bagi para suporter pendukung paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri,” ujar AKBP Bramastyo pada Rabu (20/11/2024).
- Ketahanan Pangan Dimulai dari Kolam Lele, Ini Langkah Kapolsek Plosoklaten
- Taufiq Football Academy Juara Piala Soeratin U15, SISWATAMA Tamanan Raih Gelar U13
- Kalahkan Persidikab Kediri U17 dalam Laga Uji Coba, Inter Kediri U17 Siap Jalani Piala Soeratin U17 2026
- AKBP Latif Resmi Pimpin Polres Kediri, Siap Lanjutkan Fondasi Prestasi
- LSM RATU Soroti Dugaan Pungutan di Sejumlah SMA/SMK Negeri Kediri, Siapkan Aksi Damai di Surabaya
Sementara itu, Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sekitar Jalan Urip Sumoharjo. Jalan ini akan ditutup mulai dari Simpang Empat Alun-alun hingga Simpang Tiga Jetis apabila terjadi kepadatan.
“Rencana kita tutup di Simpang Jetis dan Simpang Alun-alun untuk mencegah pertemuan massa pendukung kedua paslon yang diperkirakan mencapai ribuan orang,” jelas Afandy. Barikade juga akan dipasang di depan Gedung IKCC sebagai pembatas antara pendukung paslon nomor urut 01, Vinanda Prameswati – KH Qhowimmudin Toha (Gus Qowim), yang akan berada di sisi selatan, dan pendukung paslon nomor urut 02, Ferry Silviana Feronica – Regina Nadya Suwono, yang ditempatkan di sisi utara.
Afandy menjelaskan bahwa penutupan Jalan Urip Sumoharjo bertujuan untuk mencegah potensi gesekan antarpendukung. “Barikade akan memastikan tidak ada pertemuan langsung antara massa pendukung 01 dan 02,” tambahnya.
Selain itu, pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan umum juga disiapkan. Kendaraan dari arah Tulungagung yang menuju Kota Kediri diarahkan melalui Simpang Tiga Jetis, Simpang Empat Bence, Simpang Empat Tendean, hingga Simpang Empat Alun-alun. Sementara itu, kendaraan dari Kota Kediri yang hendak menuju Tulungagung akan dialihkan melalui Simpang Empat Patimura, Simpang Empat RS Baptis, Simpang Empat Bence, hingga Simpang Tiga Jetis.
Dengan pengamanan ketat ini, diharapkan debat kedua Pilwali Kota Kediri dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib tanpa gangguan dari pihak manapun. Semua pihak diimbau untuk menjaga situasi agar tetap kondusif.
(guh)


