Kediri – Tim tuan rumah Inter Kediri harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Bojonegoro FC dalam laga perdana kompetisi Liga 4 Regional Jawa Timur. Pertandingan yang berlangsung pada Senin, 6 Januari 2025, di Stadion Brawijaya, Kota Kediri ini menyuguhkan dominasi permainan dari Inter Kediri yang dijuluki Laskar Panji.
Meski menguasai jalannya pertandingan, Inter Kediri gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas yang diperoleh. Berkali-kali usaha Sackie Teah Doe dan rekan-rekannya untuk menjebol gawang lawan menemui kegagalan, baik karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal maupun solidnya pertahanan Bojonegoro FC.
Pelatih Inter Kediri, Hadian Anton, mengakui bahwa lemahnya penyelesaian akhir menjadi masalah utama timnya di pertandingan ini. Menurutnya, ketidakmampuan untuk memanfaatkan peluang menjadi evaluasi penting menjelang laga berikutnya. “Peluang cukup banyak. Namun persoalannya mungkin faktor keberuntungan yang belum kita dapatkan. Ini menjadi PR kami khususnya dalam menyikapi persoalan penyelesaian akhir,” ujar Anton dalam konferensi pers usai pertandingan.
Hadian Anton menegaskan, kemenangan pada pertandingan kedua nanti menjadi target mutlak. Inter Kediri dijadwalkan kembali berlaga melawan Naga Mas Asri Tulungagung pada Rabu, 8 Januari 2025, di Stadion Brawijaya. Pertandingan tersebut akan menjadi momen penting bagi Laskar Panji untuk menjaga asa melaju ke babak berikutnya.
Dalam laga selanjutnya, Inter Kediri tidak hanya dituntut tampil lebih tajam di lini depan, tetapi juga memperbaiki koordinasi antar pemain untuk menciptakan peluang yang lebih efektif. “Kami harus lebih fokus dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Ini juga tentang mental bermain yang perlu diperbaiki,” tambah Anton.
Sementara itu, pertandingan melawan Naga Mas Asri Tulungagung dipastikan akan kembali menarik perhatian suporter tuan rumah. Panitia penyelenggara memberikan kesempatan kepada pendukung setia Inter Kediri untuk menyaksikan laga tersebut tanpa biaya alias gratis.
Dengan tambahan dukungan penuh dari suporter di tribun, Inter Kediri berharap bisa menunjukkan performa yang lebih baik di laga kedua nanti. “Kami berharap suporter terus mendukung kami, karena dukungan mereka adalah energi tambahan bagi tim,” ungkap Anton.
Hasil imbang di laga perdana ini membuat Inter Kediri masih memiliki peluang besar untuk melaju ke babak berikutnya, asalkan mampu meraih poin penuh di pertandingan-pertandingan berikutnya. Para pemain kini dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan kualitas mereka dan mengangkat nama Laskar Panji di kompetisi Liga 4 Regional Jawa Timur.
Pertandingan melawan Naga Mas Asri Tulungagung akan digelar pada pukul 13.00 WIB. Semua mata kini tertuju pada Inter Kediri, yang diharapkan dapat tampil lebih tajam dan membawa hasil positif di laga selanjutnya.