Puluhan LSM Rencanakan Demonstrasi Besar di Kediri Menuntut Kejelasan Pembangunan Alun-Alun Kota
Kediri, 12 Juli 2024 – Sebuah aksi demonstrasi besar-besaran akan digelar oleh puluhan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kediri pada Jumat, 19 Juli 2024. Aksi ini bertujuan untuk menuntut kejelasan terkait pembangunan Alun-Alun Kota Kediri yang hingga kini masih terhenti tanpa ada progres yang jelas.
Dalam surat pemberitahuan yang diterima oleh Polresta Kediri, LSM mengungkapkan keresahan warga atas proyek yang mangkrak tersebut. Mereka menuduh adanya praktik korupsi dalam pembangunan alun-alun dan mendesak agar pagar seng yang mengelilingi area proyek segera dibongkar.
Aksi damai ini akan dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan titik kumpul di halaman Rumah Makan Delicious, Jalan Hayam Wuruk Kota Kediri. Demonstrasi ini akan melibatkan sekitar 500 orang yang terdiri dari gabungan beberapa LSM, organisasi masyarakat (Ormas), dan pedagang kaki lima (PKL). Mereka akan bergerak menuju Alun-Alun, Kantor Pemerintah Kota (Pemkot), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri.
Kami berharap aksi ini dapat membuka mata pemerintah dan segera mengambil tindakan yang tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam keterlambatan proyek ini. Warga Kediri berhak mendapatkan alun-alun yang layak dan sesuai dengan janji yang telah diberikan
Tomi Ari Wibowo
Para demonstran akan membawa poster, sound system, selebaran, kayu, telur busuk, dan ban untuk dibakar sebagai bentuk protes. Ketua Umum LSM, Tomi Ari Wibowo, dan Koordinator Lapangan, Fredo Feronata, menyatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk membongkar dugaan mafia korupsi dalam proyek alun-alun dan meminta transparansi serta kejelasan dari pihak berwenang.
Aksi ini diharapkan dapat berjalan dengan damai dan tertib, serta mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Kota Kediri untuk segera menyelesaikan masalah ini demi kesejahteraan masyarakat.
