Memasuki minggu ke-13 Liga Internal Persik Kediri, kompetisi semakin sengit. Liga ini menjadi ajang penting dalam pembinaan dan penyaluran bakat pesepakbola muda lokal. Pada Minggu, 22 September 2024, rangkaian pertandingan dimulai dengan kelompok usia U15 pada pagi hari dan dilanjutkan dengan kelompok U17 di sore hari. Setiap tim berlaga dengan semangat tinggi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
Pertandingan pertama kelompok U15 mempertemukan Inter Kediri U15 dengan Macan Putih U15. Laga yang berlangsung ketat ini dimenangkan oleh Inter Kediri dengan skor 2-1. Coach Matic, pelatih Inter Kediri, mengungkapkan kepuasannya dengan hasil tersebut. “Liga internal ini sangat bermanfaat untuk membina dan mengasah pemain-pemain muda. Semoga ini bisa terus berlangsung setiap tahunnya,” ujarnya setelah pertandingan.
Sementara itu, laga kedua kelompok U15 menampilkan aksi impresif dari Persman Manisrenggo yang berhasil mengalahkan Persecam Campurejo U15 dengan skor 3-0. Persman tampil dominan sepanjang pertandingan, memanfaatkan peluang dengan sangat baik. Kemenangan ini memberikan kepercayaan diri besar bagi Persman dalam melangkah lebih jauh di kompetisi ini.

Pada sore harinya, giliran kelompok U17 yang berlaga. Pertandingan pertama mempertemukan Wirayuda FC melawan Persman. Meski kedua tim berjuang keras dan menciptakan banyak peluang, pertandingan berakhir imbang tanpa gol. Pertahanan yang kuat dari kedua kubu menjadi faktor utama yang membuat laga berakhir tanpa gol meski intensitas serangan dari kedua belah pihak sangat tinggi.
Tomi Ari Wibowo, Ketua PSSI Kota Kediri, yang turut menyaksikan pertandingan, memberikan apresiasi terhadap semangat juang pemain-pemain muda di liga ini.Saya bangga melihat semangat pemain muda kita. Semoga Kediri tidak hanya dikenal karena tahunya, tetapi juga karena prestasi pesepakbola mudanya yang melejit di kancah nasional,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Laga kedua U17 antara Inter Kediri U17 melawan IM Taruna menjadi puncak keseruan sore itu. Inter Kediri tampil mendominasi dengan kemenangan telak 11-1. Sepanjang pertandingan, IM Taruna gagal membendung serangan bertubi-tubi dari Inter Kediri, yang terus menguasai lapangan sejak peluit pertama berbunyi. Hasil ini menegaskan Inter Kediri U17 sebagai salah satu tim terkuat di liga, dengan potensi besar untuk melangkah jauh.
Pertandingan Wirayuda FC vs Persman dalam kelompok U17 berlangsung selama 1 jam 30 menit di Ngijoengo Sport Center, Kediri. Pertandingan ini disaksikan oleh 127 penonton di bawah cuaca cerah dengan suhu mencapai 34°C. Meskipun pertandingan berakhir imbang, atmosfer kompetisi tetap terasa hangat, dengan masing-masing tim berjuang keras mengenakan seragam kebesaran mereka: Wirayuda dalam hitam-putih dan Persman dalam merah-merah.
Secara keseluruhan, pekan ke-13 Liga Internal Persik Kediri menyajikan aksi-aksi menegangkan dari pemain-pemain muda berbakat. Liga ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian keterampilan, tetapi juga merupakan platform penting dalam pembinaan pemain muda lokal Kediri. Semoga dengan adanya kompetisi semacam ini, para pesepakbola muda bisa berkembang lebih baik dan Kediri semakin dikenal di kancah sepak bola nasional.