Kediri, 3 April 2024 — Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, menggelar Diskusi Tematik dengan tema “Bersama Media Merawat Bhinneka Tunggal Ika.” Dalam acara ini, DPRD Kabupaten Kediri mengajak media di wilayahnya untuk menjaga kebhinekaan.
Dodi Purwanto menekankan pentingnya peran media dalam mencegah berita hoaks agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat. Media massa juga memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial pemerintah. Sinergi antara media dan pemerintah sangat diperlukan untuk merawat Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga persatuan kesatuan.
Sebagai contoh, berita tentang penerbangan perdana di Bandara Dhoho Kediri pada tanggal 5 April 2024 menggantikan berita hangat sebelumnya terkait Pemilukada pada 27 November 2024. Dengan cara ini, media massa dapat berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat.
Diskusi juga melibatkan narasumber, termasuk Ketua IJTI Korda Kediri Raya, Roma Juliandi. Roma menyoroti pentingnya Jurnalisme Positif dalam peliputan berita. Selain itu, ia menilai ada tiga fungsi pers yang kadang kurang dilakukan oleh media, yaitu fungsi informatif, hiburan, dan pendidikan.
Ketua AJI Kediri, Danu Sukendro, menekankan bahwa media mainstream harus memiliki bargaining lebih dalam era digital. Penggunaan media sosial oleh pejabat publik juga perlu diperhatikan. Bahkan, mentor dari Google menyebut media sosial sebagai pilar kelima demokrasi.
Media mainstream (arus utama) harus introspeksi kenapa terpinggirkan dan segera mungkin memiliki bargaining. Ketika kita melihat media sosial dipakai sarana rilis oleh pejabat publik, itu memang hal yang tidak bisa dihindari.
Ketua AJI Kediri, Danu Sukendro
Ketua PWI Kediri Raya, Bambang Iswahyoedhi, mengingatkan bahwa media sosial seperti Instagram bukanlah media resmi. Informasi yang menyebar melalui media sosial harus tetap mematuhi Undang-Undang ITE.
Direktur Koran Memo Kediri, Mega Wulandari, menekankan pentingnya jurnalisme yang kuat, kompeten, dan bertanggung jawab. Eksistensi media mainstream dapat ditingkatkan dengan memberikan posisi bargaining lebih kepada narasumber. Semua pihak, termasuk insan pers, diharapkan menciptakan suasana yang sejuk dan damai dengan semangat kebhinekaan.