Bermain 10 Orang Sejak Menit 15, Inter Kediri Tampil Heroik dan Bungkam Persekab 2-0 di Jember
Inter Kediri menunjukkan mental juara saat mengawali babak 32 besar Grup DD dengan kemenangan gemilang. Bertanding di Jember Sport Garden, Inter Kediri sukses menaklukkan Persekab Pasuruan dengan skor meyakinkan 2-0, meski harus bermain dengan 10 orang hampir sepanjang laga.
Pertandingan berjalan sangat alot dan menegangkan sejak menit awal. Persekab Pasuruan langsung tampil menekan dengan memanfaatkan dukungan penuh suporter tuan rumah. Sementara Inter Kediri berusaha bermain disiplin dan menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat.
Petaka datang bagi Inter Kediri pada menit ke-15. Salah satu pemainnya, Kancil, harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Situasi ini memaksa Inter Kediri mengubah skema permainan dan fokus bertahan menghadapi gempuran lawan.
Bermain dengan 10 pemain, Inter Kediri berada di bawah tekanan hebat. Sepanjang babak pertama, Persekab Pasuruan terus melancarkan serangan bertubi-tubi. Beruntung, kiper Inter Kediri, Teddy Heri, tampil luar biasa dengan mencatatkan setidaknya empat penyelamatan gemilang yang menjaga gawang tetap aman.
Di tengah tekanan tersebut, Inter Kediri justru mampu mencuri gol. Melalui skema serangan balik cepat, kapten tim Qisqil Gandrumini sukses memanfaatkan peluang dan mencetak gol pembuka. Gol ini menjadi titik balik yang meningkatkan kepercayaan diri para pemain Inter Kediri.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Persekab sempat menurun sebelum kembali meningkat karena unggul jumlah pemain. Namun, solidnya pertahanan Inter Kediri membuat upaya tuan rumah kerap kandas sebelum membahayakan gawang.
Kejutan kembali hadir lewat serangan balik cepat Inter Kediri. Seorang pemain muda yang masih mengenyam pendidikan di SMAN 1 Kediri berhasil mencetak gol kedua, sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Gol ini semakin memukul mental Persekab Pasuruan.
Unggul dua gol, Inter Kediri memilih bermain lebih bertahan sambil sesekali melancarkan serangan balik. Disiplin dan kerja keras sepanjang laga membuat Persekab gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga peluit panjang dibunyikan.
Usai pertandingan, pelatih Inter Kediri, Dany Saputra, menyampaikan apresiasi atas perjuangan luar biasa para pemainnya. Ia mengingatkan agar tim tidak cepat berpuas diri karena masih ada laga-laga penentuan yang harus dihadapi pada babak selanjutnya.