
Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason bersama timnya melakukan kegiatan sosialisasi anti perundungan serta stop bulliying di SMK PGRI 2 Kediri pada Selasa pagi (19/03/2024). Mukhlason mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya aksi perundungan di dunia pendidikan dan pondok pesantren.
Dalam sambutannya, Mukhlason menekankan pentingnya menghindari tindakan bulliying di lingkungan sekolah karena akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Ia juga menjelaskan definisi, jenis, dampak, dan sanksi terkait bulliying.
Menurut Mukhlason, faktor penyebab bulliying antara lain adalah faktor keluarga dan lingkungan. Dia juga menyebut ciri-ciri orang yang rentan menjadi korban bulliying serta karakteristik pelaku bulliying.

Keterangan Gambar : Kompol Mukhlason saat bersalaman dengan perwakilan pihak SMK PGRI 2 Kediri
Mukhlason menyoroti pentingnya peran orang tua dan guru dalam mencegah bulliying, serta menekankan pentingnya pengetahuan dan nilai keagamaan dalam mengatasi masalah tersebut.
Bila melihat atau menjadi korban bulliying, silahkan hubungi nomor WhatsApp saya, setiap laporan pasti akan saya tindak lanjuti!
Kompol Mukhlason
Selama kegiatan, Mukhlason membagikan nomor WhatsApp pribadinya kepada seluruh pelajar SMK PGRI 2 Kediri, mengajak mereka untuk melaporkan atau meminta bantuan jika menjadi korban bulliying.
Diharapkan dengan kegiatan ini, kesadaran akan bahaya bulliying semakin meningkat di kalangan pelajar, dan langkah-langkah konkret dapat diambil untuk mencegahnya di lingkungan sekolah.
(ratu)