Kediri – Komandan Kodim 0809 Kediri, Letnan Kolonel Inf. Ragil Jaka Utama, S.Hub.Int, M.H., memimpin upacara serah terima Simbol Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya (YWPJ) yang berlangsung di Lapangan SMK Negeri 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada Rabu (18/12/2024). Acara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Juang Infanteri ke-76 yang mengusung tema “Infanteri yang Profesional, Modern, dan Adaptif Mendukung Indonesia Maju.”
Upacara dimulai dengan pembacaan sejarah lintas peristiwa yang menggambarkan perjuangan korps Infanteri, diikuti dengan penyerahan simbol YWPJ, pembacaan amanat Panglima Besar Jenderal Soedirman, dan ikrar Korps Infanteri. Letkol Ragil Jaka Utama dalam amanatnya menyampaikan penghormatan kepada pleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke-8 yang telah melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat dan dedikasi.
“Sebagai prajurit korps Infanteri, kita harus senantiasa mengingat sejarah perjuangan bangsa. Infanteri memiliki peran besar dalam perjalanan TNI Angkatan Darat, yang turut mengukir sejarah kemerdekaan Indonesia dengan tinta emas,” ujarnya.
- Disnaker Gelar Job Fair 2026, Alternatif Bagi Masyarakat yang Ingin Langsung Bekerja
- Polri Tegaskan Larangan Live Streaming Saat Bertugas, Jaga Profesionalitas Anggota
- Brimob Polda Jatim Sabet 4 Emas di Kejurprov MMA Surabaya 2026
- Polda Jatim Musnahkan 22,226 Kilogram Kokain, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba
- Askot Super Liege 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Kota Kediri
Ia juga mengingatkan kembali kisah heroik perjuangan pasukan Infanteri yang dipimpin Jenderal Soedirman saat menghadapi penjajah di Kota Ambara pada 19 Desember 1948. Dalam kondisi serba terbatas, pasukan Infanteri berhasil memukul mundur tentara sekutu berkat semangat juang dan dukungan rakyat. Kemenangan ini menjadi tonggak penting bagi sejarah kemerdekaan Indonesia.
Peringatan Hari Juang Infanteri, lanjutnya, rutin dirayakan dengan kegiatan gerak jalan peleton berantai Yudha Wastu Pramuka Jaya. Kegiatan ini bertujuan menanamkan semangat juang dan jiwa keprajuritan pada prajurit TNI AD, meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta memperkuat fisik dan disiplin prajurit.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat juang dan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda TNI AD. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ungkap Letkol Ragil.
Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Selain itu, ia memberikan pesan kepada Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya ke-9 agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi kehormatan korps Infanteri.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh penting, termasuk Forkopimcam Plosoklaten, kepala desa se-Plosoklaten, General Manager Rangkah Sepawon, kepala sekolah SMKN 1 dan SMPN 1 Plosoklaten, serta pasukan Tonting dari Batalyon Infanteri 527/Baladibya Yudha Lumajang dan Batalyon Infanteri 511/Badak Hitam Blitar. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan dan apresiasi yang besar terhadap perjuangan korps Infanteri dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.
(guh)