Berita

Disnaker Gelar Job Fair 2026, Alternatif Bagi Masyarakat yang Ingin Langsung Bekerja

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menggelar Job Fair 2026 sebagai upaya mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membantu masyarakat memperoleh pekerjaan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Job fair yang digelar di Convention Hall SLG Kediri ini diikuti oleh 44 perusahaan dari berbagai sektor. Namun, karena keterbatasan tempat, panitia hanya dapat memfasilitasi secara langsung sebanyak 42 perusahaan. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tetap berjalan optimal dengan dukungan sistem hybrid atau daring.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, S.Sos, menjelaskan bahwa berbagai jenis pekerjaan ditawarkan dalam ajang ini. Mulai dari sektor jasa, leasing, perbankan, hingga manufaktur untuk posisi operator tersedia bagi para pencari kerja. Selain itu, kebutuhan tenaga teknisi juga cukup tinggi seiring meningkatnya permintaan dari dunia industri.

Ia menambahkan bahwa job fair ini menjadi alternatif yang efektif bagi masyarakat, khususnya lulusan SMA dan SMK, yang ingin langsung bekerja tanpa harus menunggu lama. Tidak hanya menyediakan informasi lowongan pekerjaan, kegiatan ini juga memfasilitasi proses rekrutmen secara langsung di lokasi.

“Untuk penyedia job fair, kami juga sudah menyediakan ruang khusus untuk seleksi langsung dan wawancara dalam proses rekrutmen,” ujar Ibnu Imad saat ditemui di lokasi kegiatan, Rabu (6/5/2026).

Dari sisi peserta, mayoritas pencari kerja berasal dari wilayah Kabupaten Kediri dan sekitarnya. Namun, panitia tidak membatasi pelamar dari luar daerah karena sistem pendaftaran juga dapat dilakukan secara online. Hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat mencapai sekitar 2.000 orang.

Dalam hal penempatan tenaga kerja, panitia mengacu pada capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 5,1 persen dan sempat menurun menjadi 4,7 persen. Pada tahun ini, pemerintah daerah menargetkan angka tersebut dapat kembali ditekan sesuai arahan pimpinan.

Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kediri, Sonny Subroto Maheri Laksono, menegaskan bahwa job fair merupakan bagian dari kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dunia pendidikan, media, dan masyarakat dalam konsep pentahelix perlu terus diperkuat.

Ia juga menekankan bahwa lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja. Di sisi lain, masyarakat diharapkan mampu menjaga kondisi yang kondusif agar proses pendidikan dan investasi dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Sonny menyoroti pentingnya peran media sebagai pilar keempat demokrasi dalam mengawal program pemerintah secara objektif dan konstruktif. Dengan demikian, seluruh proses dapat berjalan transparan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Hal tersebut tercermin dari penurunan angka pengangguran di Kabupaten Kediri, dari 5,2 persen menjadi 4,1 persen pada tahun ini.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa job fair bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi pengangguran. Diperlukan keterlibatan semua pihak, termasuk mendorong lahirnya wirausahawan baru agar masyarakat tidak hanya bergantung pada mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

Sementara itu, salah satu pencari kerja, Trisia (22), asal Gampengrejo, alumni SMK Dhaha Kota Kediri tahun 2026, mengaku sangat terbantu dengan adanya job fair ini. Ia melamar pekerjaan di salah satu hotel sesuai dengan jurusannya di bidang akuntansi. Hal senada juga disampaikan Nanda (22), warga Bogem, Gurah, yang merasa kegiatan ini mempermudah akses informasi pekerjaan.

Pelaksanaan job fair ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Asisten II Setda Kabupaten Kediri, Kepala Disnaker beserta staf, puluhan perusahaan penyedia kerja, serta ribuan pencari kerja yang didominasi lulusan SMA dan SMK sederajat. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jembatan efektif antara dunia kerja dan masyarakat yang membutuhkan lapangan pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat di Kediri Peringati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI Tahun 2024 SUPER AIR JET Perkenalkan Rute Penerbangan Langsung Kediri-Balikpapan dengan Promosi Menarik Upaya DPRD Kabupaten Kediri Menjaga Kebhinekaan Bukber Bersama Satlantas Polres Kediri: Mempererat Tali Silaturahmi dan Meningkatkan Keimanan PSSI Kota Kediri berangkatkan Tim U13 ke Bali Kediri Bersiap Menyambut Musim Kemarau Polres Kediri Kota Tingkatkan Patroli Malam untuk Antisipasi Perang Sarung Selama Ramadhan Kapolsek Mojoroto Ajak Pelajar SMK PGRI 2 Kediri Stop Aksi Bulliying Bagi Bagi Takjil Insan Seni dan Awak Media Kapolsek Mojoroto Gelar “Ngopi Bareng Media (PIRAMIDA)”