Kolaborasi Strategis, SH Terate Kota Kediri Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Program Sosial dan Pendidikan
Kediri — Upaya memperkuat hubungan antara organisasi pencak silat dengan pemerintah daerah terus digencarkan. Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun menggelar diskusi strategis bersama Pemerintah Kota Kediri sebagai langkah awal menuju sinergi program yang lebih konkret dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum penyampaian berbagai program dan aspirasi dari jajaran pengurus SH Terate Kota Kediri. Mereka menegaskan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, khususnya di era kepemimpinan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati. SH Terate berharap keberadaan mereka dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis dan berdaya.
Dalam diskusi tersebut, pengurus SH Terate menyampaikan beberapa fokus utama, di antaranya penguatan program latihan, pembinaan generasi muda, hingga kontribusi organisasi dalam membangun karakter masyarakat. Mereka berharap seluruh program yang dijalankan bisa berdampak positif dan selaras dengan arah pembangunan Kota Kediri ke depan.
Pemerintah Kota Kediri diwakili oleh Asisten II Pemkot Kediri, Heri Poernomo, serta Kepala Kesbanglinmaspol, Didik Catur. Hadir pula perwakilan dari TNI, Dinas Pendidikan, dan Cabang Dinas Wilayah Kota dan Kabupaten Kediri. Keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan bahwa pembahasan yang dilakukan memiliki dimensi luas dan berpotensi merambah bidang pendidikan, keamanan, serta sosial kemasyarakatan.
Ketua Cabang PSHT Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, menyampaikan harapan besar atas terjalinnya sinergi ini. “Semoga diskusi dengan pemerintah daerah ini membawa manfaat bagi kita semua. Keberadaan SH Terate Kota Kediri Pusat Madiun akan selalu mendukung program-program pemerintah Kota Kediri,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Asisten II Pemkot Kediri, Heri Poernomo, mengapresiasi langkah PSHT dalam membangun komunikasi terbuka. Ia menegaskan bahwa masukan dan informasi dari organisasi kemasyarakatan seperti SH Terate sangat penting sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pemerintah. “Kami sangat berterima kasih atas informasi dan program yang disampaikan. Ini menjadi bahan penting dalam menyusun kebijakan maupun merespons berbagai persoalan di lapangan,” jelasnya.
Diskusi ini juga mendapat perhatian dari kalangan olahraga dan pertahanan. Ketua IPSI Kota Kediri, Siswanto, serta Pasi Intel Kodim, Kapten Laody Hermanto, turut menghadiri kegiatan tersebut. Keterlibatan mereka menandakan bahwa PSHT tidak hanya dilihat sebagai organisasi pencak silat, tetapi juga sebagai elemen strategis dalam pembinaan mental, disiplin, dan karakter generasi muda.
Melalui diskusi ini, SH Terate Kota Kediri berharap dapat memperluas jangkauan program sosial serta memperkuat peran organisasi dalam pembinaan masyarakat. Pemerintah Kota Kediri pun membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor, termasuk pendidikan, keamanan, hingga pemberdayaan pemuda. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya program bersama yang progresif, inklusif, dan bermanfaat luas bagi warga Kediri.
