Kota Kediri dipastikan tergabung dalam Grup B dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 yang akan dimulai pada 19 Juni mendatang. Drawing grup dilaksanakan di Kantor KONI Jawa Timur di Surabaya dan menempatkan Kota Kediri bersama tuan rumah Kabupaten Malang, Kota Blitar, dan Kabupaten Tulungagung dalam grup yang langsung dijuluki “grup neraka” karena ketatnya persaingan.
Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menanggapi hasil undian tersebut dengan optimisme tinggi. Ia menyebut bahwa meski tergabung dalam grup yang berat, pihaknya tetap yakin bisa meraih kemenangan dan melaju ke babak selanjutnya. “Dengan seringnya lawatan tim, kita yakin bisa lolos,” ujarnya saat diwawancarai usai drawing.
Pelatih kepala tim Kota Kediri, Wimba Sutan, turut menegaskan bahwa persiapan intensif akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Ia mengaku akan fokus membangun kekompakan tim dan strategi menghadapi lawan-lawan kuat di Grup B. Target utama yang diusung adalah lolos dari fase grup, sebelum memikirkan langkah lebih jauh di babak gugur.
Pertandingan di Grup A dan Grup B rencananya akan digelar di Stadion UNM Kota Malang, sementara pertandingan Grup C dan Grup D akan dilangsungkan di Turen, Kabupaten Malang. Dengan demikian, tuan rumah Kabupaten Malang akan mendapat keuntungan bermain di kandang sendiri saat menghadapi lawan-lawannya di Grup B.
Grup B sendiri akan memulai pertandingan pada 19 Juni, di mana Kabupaten Malang akan menghadapi Kota Blitar, sementara Kota Kediri berhadapan dengan Kabupaten Tulungagung. Laga ini menjadi ujian awal penting bagi Kota Kediri untuk membuktikan kualitas mereka di kancah Porprov.
Pertandingan kedua akan berlangsung pada 21 Juni. Kota Kediri dijadwalkan menghadapi tuan rumah Kabupaten Malang, sementara Kota Blitar akan bertemu Kabupaten Tulungagung. Kemudian, pada laga ketiga tanggal 23 Juni, Kota Kediri akan menutup babak penyisihan dengan menghadapi Kota Blitar. Di laga lainnya, Kabupaten Tulungagung akan bertanding melawan Kabupaten Malang.
Total 16 tim akan berlaga di Porprov Jatim 2025, di mana 12 tim merupakan hasil seleksi pra-Porprov, sementara empat tim lainnya merupakan tim tuan rumah dan juara bertahan, yakni Sidoarjo. Setiap tim akan menjalani tiga pertandingan di fase grup sebelum dua tim terbaik dari masing-masing grup lolos ke babak berikutnya.
Dengan persiapan matang dan semangat tinggi, Kota Kediri berharap dapat menorehkan hasil maksimal di ajang ini. Dukungan penuh dari penggemar dan masyarakat menjadi modal tambahan bagi para pemain muda untuk menampilkan performa terbaik mereka di ajang bergengsi tingkat provinsi ini.