KEDIRI โ Setelah sempat lumpuh akibat kericuhan demo yang berujung pada pembakaran kantor, layanan Samsat Katang kini kembali berjalan normal dengan wajah baru. Mulai Jumat (12/9/2025), seluruh pelayanan administrasi kendaraan bermotor resmi dialihkan ke Kantor Bersama Samsat Pare, Kabupaten Kediri.
Sejak pagi, ratusan wajib pajak langsung menyerbu lokasi baru di Jalan PK Bangsa Nomor 16, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, tepatnya di lantai 2 Kantor Samsat Pare. Antusiasme tinggi ini menjadi bukti bahwa masyarakat tidak mau menunda kewajiban pajaknya meski harus menyesuaikan diri dengan lokasi layanan yang baru.
โMulai tanggal 12 September 2025, pelayanan Kantor Bersama Samsat Katang dibuka di Kantor Samsat Pare. Antusias masyarakat sangat besar, dan di hari pertama ini ratusan wajib pajak sudah membayar pajaknya dengan tertib,โ ujar Aiptu Rendra, petugas Entry Data Samsat Katang di Pare.
Relokasi layanan ini tidak mengurangi kelengkapan fasilitas. Wajib pajak tetap bisa mengakses seluruh layanan penting seperti pendaftaran dan pengesahan kendaraan bermotor (Regident Ranmor), pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan maupun lima tahunan, pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (SWDKLLJ), hingga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk kendaraan baru maupun mutasi.
Di lapangan, pelayanan berjalan mulus tanpa hambatan berarti. โSemua layanan aman, lancar, dan masyarakat bisa terlayani dengan baik,โ tambah Rendra. Kondisi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pasca-kericuhan, kepercayaan publik terhadap pelayanan Samsat tidak luntur.
Salah satu wajib pajak, Mahfud Fauzi asal Kecamatan Gurah, mengaku lega dengan kelancaran layanan di Samsat Pare. Ia mengaku sudah mendapat informasi pemindahan layanan dari Kapolsek Gurah sehingga langsung menuju lokasi baru. โAlhamdulillah tidak ada kendala. Walau ada beberapa warga yang masih sempat datang ke Samsat Katang, akhirnya mereka diarahkan ke sini,โ tuturnya.
Mahfud yang hari itu mengurus balik nama kendaraan lima tahunan juga menyampaikan harapannya agar insiden serupa tidak terulang. โKalau sampai ada demo anarkis lagi, masyarakat sendiri yang rugi. Kita semua butuh layanan seperti ini berjalan terus,โ ujarnya.
Dengan dibukanya layanan Samsat Katang di Pare, pemerintah dan kepolisian menunjukkan langkah cepat dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik. Selain datang langsung ke kantor, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan pembayaran pajak online melalui e-Channel Samsat Jatim, marketplace, e-wallet, hingga mobile banking untuk menghindari antrean panjang.
Kembalinya layanan Samsat ini tidak hanya sekadar relokasi, melainkan simbol pemulihan dan penguatan pelayanan publik. Masyarakat kini bisa bernapas lega karena kewajiban pajak kendaraan kembali dapat diurus tanpa hambatan, meski sempat diterpa badai kericuhan.
