Silaturahmi “Ngisor Terob” di Kediri Meriah, Jadi Wadah Eratkan Persaudaraan Pekerja Seni
Suasana berbeda terasa pada Minggu siang, 26 April 2026, di kawasan wisata desa yang berada di Desa Gayam. Kegiatan silaturahmi para pekerja seni bertajuk “Ngisor Terob” sukses digelar dengan penuh kemeriahan dan kebersamaan. Acara ini menjadi ajang mempererat hubungan antar pelaku seni dari berbagai bidang di wilayah Kediri Raya.
Berlokasi di destinasi yang dikenal sebagai Wisata Pancer Wonotirto, acara ini memanfaatkan area lapangan yang luas sebagai pusat kegiatan. Panggung besar berdiri megah di ujung lapangan, sementara area sekitarnya dipadati kendaraan roda dua dan roda empat milik para undangan yang hadir sejak pagi hingga siang hari.
Para pekerja seni yang hadir terdiri dari berbagai profesi, mulai dari musisi, artis, MC, hingga soundman. Mereka tampak duduk memenuhi kursi undangan di depan panggung, menikmati rangkaian hiburan yang disajikan oleh sejumlah grup orkes Melayu yang tampil secara bergantian.
Sejumlah grup musik tampil memukau dengan membawakan lagu-lagu populer yang menghibur para hadirin. Namun, puncak acara benar-benar terasa saat penampilan dari grup legendaris OM Mustika. Grup yang digawangi para musisi senior ini sukses membakar suasana dengan penampilan enerjik dan penuh nostalgia.
Penampilan OM Mustika bahkan menarik perhatian jajaran Forkopimca setempat. Salah satu momen menarik terjadi ketika Kapolsek Gurah turut naik ke atas panggung dan menyumbangkan suara dengan membawakan lagu dari Soneta, yang disambut meriah oleh para penonton.
Tidak hanya menghadirkan musisi senior, acara ini juga menjadi panggung bagi para artis pendatang baru. Nama-nama seperti Rara Fortuna dan Tata Fatmala tampil percaya diri membawakan sejumlah lagu. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah saat Rara Fortuna membawakan lagu “Terajana” bersama OM Mustika dengan penuh penghayatan.
Rangkaian penampilan musik kemudian ditutup oleh grup OM ODGJ Sinar Jaya yang juga sukses menjaga semangat penonton hingga akhir acara. Suasana tetap meriah dan penuh kehangatan, mencerminkan kuatnya solidaritas antar pelaku seni di Kediri.
Salah satu panitia, Nita Fuad, menyampaikan bahwa keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, terutama para seniman itu sendiri. Ia menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini akan terus digelar secara rutin setiap tahun sebagai upaya menjaga kebersamaan dan memperkuat jaringan antar pekerja seni.
Dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta, kegiatan “Ngisor Terob” tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah penting dalam membangun solidaritas dan mempererat tali silaturahmi para pekerja seni di Kediri Raya.
(guh)