Rayakan Sumpah Pemuda, Warga SH Terate Kota Kediri Turun ke Jalan Bersihkan Lingkungan dan Bagikan Sembako

KOTA KEDIRI – Menyambut Hari Sumpah Pemuda, warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri menunjukkan makna sejati dari semboyan “Memayu Hayuning Bawono” — memperindah dan menjaga harmoni dunia. Mereka turun langsung ke lingkungan Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, untuk menggelar aksi sosial bersih-bersih dan berbagi sembako pada Minggu (22/10).
Tak berhenti di situ, para warga PSHT juga membagikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu serta anak-anak yang membutuhkan. Aksi sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa ajaran Setia Hati bukan sekadar bela diri, tetapi juga tentang kepedulian dan keikhlasan berbagi.
Sekitar 500 orang, terdiri dari siswa PSHT, warga sekitar, hingga pemuda setempat, bergotong royong membersihkan lapangan, parit, dan taman perumahan. Keringat yang mengucur dari wajah mereka tak memadamkan semangat kebersamaan yang terasa kental sejak pagi. Suasana yang biasanya tenang mendadak hidup penuh tawa dan keakraban.

Kepala Kelurahan Dandangan, Elia Setya Chandra, terlihat ikut menyapa peserta kegiatan dengan senyum bangga. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada PSHT Kota Kediri yang telah membawa energi positif di lingkungannya.
“Selama ini banyak persepsi yang keliru tentang PSHT, tapi hari ini kita lihat sendiri bahwa mereka benar-benar mempraktikkan nilai ‘Memayu Hayuning Bawono’. Warga kami merasa sangat terbantu dan bangga,” ujarnya dengan haru.
Elia juga berharap semangat sosial ini bisa menjadi contoh bagi organisasi lain. “Kalau semua ormas bisa seperti ini — turun langsung dan memberi manfaat nyata — saya yakin lingkungan kita akan jauh lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Humas PSHT Cabang Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah bentuk nyata sinergi antara PSHT dan masyarakat. Ia menyebut, PSHT ingin hadir bukan hanya sebagai perguruan silat, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.
“Kami ingin dikenal karena aksi nyata kami, bukan karena isu. Karena itu, kegiatan seperti ini akan rutin kami lakukan,” tegas Tomi. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini PSHT turut menggandeng KNPI, IPK, dan Karang Taruna sebagai mitra dalam membangun solidaritas kepemudaan.
Di tengah semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini menjadi cermin nyata bahwa semangat “bersatu dan bermanfaat” masih hidup di tengah masyarakat. Warga SH Terate Kota Kediri telah membuktikan, menjadi kuat bukan hanya soal tenaga, tapi juga tentang hati yang mau melayani.