AFKOT Kediri Gelar Kursus Kepelatihan Futsal Nasional Level 1, Dorong Lahirkan Pelatih Berkualitas

KEDIRI — Asosiasi Futsal Kota Kediri (AFKOT) menggelar Kursus Kepelatihan Futsal Nasional Level 1 di Kota Kediri. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 4 hingga 11 September 2026, tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga futsal.
Meski rangkaian kursus telah dimulai sejak Jumat, 4 September 2026, acara pembukaan secara resmi baru digelar pada Senin (7/9/2026). Pembukaan dihadiri Pelatih Nasional Coach Dadang dari Jakarta, Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko, Ketua Askot PSSI Kota Kediri Tomi Ari Wibowo, SH, serta Ketua AFKOT Kediri Arifudin Prabowo.
Dalam sambutannya, Ketua AFKOT Kediri Arifudin Prabowo mengatakan, pelaksanaan kursus kepelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi pelatih futsal, tetapi juga menjadi bagian dari konsep Kediri Sport Tourism. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Kota Kediri.
“Peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga akan diajak berkeliling Kota Kediri untuk mengenal berbagai potensi wisata yang ada,” ujarnya.
Kursus tersebut diikuti sebanyak 23 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berasal dari Jayapura, Makassar, Kalimantan Timur, Bali, Surabaya, Pasuruan, Jombang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, serta Kota Kediri. Komposisinya antara lain satu peserta dari Jayapura, satu Makassar, satu Kalimantan Timur, empat Bali, dua Surabaya, satu Pasuruan, dua Jombang, satu Kabupaten Blitar, satu Kabupaten Kediri, dan enam peserta dari Kota Kediri.
Selama mengikuti kursus, para peserta mendapatkan pendalaman materi yang terbagi dalam pembelajaran teori dan praktik. Materi kelas atau teori dilaksanakan di Star Suite Hotel Kota Kediri, sedangkan materi praktik digelar secara intensif di Lapangan Futsal PG Pesantren, Kota Kediri.
Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak berhenti setelah mendapatkan lisensi kepelatihan. Ia berharap lisensi yang diperoleh nantinya benar-benar diterapkan dan terus dikembangkan dalam proses pembinaan atlet.
“Kalau sudah mendapatkan lisensi, harus diterapkan dan terus dikembangkan. Kejar terus sampai mendapatkan lisensi nasional dan harus sukses membentuk pemain yang berprestasi,” pesan Eko Agus Koko.
Menurutnya, keberadaan pelatih berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam membangun prestasi olahraga. Karena itu, peningkatan kompetensi pelatih diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembinaan pemain futsal, mulai dari tingkat dasar hingga jenjang prestasi yang lebih tinggi.
Pelaksanaan kursus di Kota Kediri juga dinilai memberikan nilai tambah bagi daerah. Selain menjadi tempat peningkatan kapasitas pelatih, kehadiran peserta dari berbagai wilayah dapat menjadi sarana memperkenalkan Kota Kediri sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi olahraga sekaligus destinasi wisata.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga 11 September 2026. Selama pelatihan, peserta akan mengikuti berbagai materi yang telah disiapkan, baik teori maupun praktik, dengan pendampingan instruktur kepelatihan. Peserta diharapkan dapat menyerap materi secara maksimal dan mengimplementasikannya ketika kembali melakukan pembinaan di daerah masing-masing.
Acara pembukaan Kursus Kepelatihan Futsal Nasional Level 1 tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah-tamah antara jajaran pengurus, instruktur, serta seluruh peserta kursus.
Melalui kegiatan ini, AFKOT Kediri berharap semakin banyak pelatih futsal yang memiliki kompetensi dan lisensi sesuai standar nasional. Dengan demikian, pembinaan atlet futsal di berbagai daerah, khususnya Kota Kediri, dapat berjalan lebih terarah dan mampu melahirkan pemain-pemain yang berprestasi di tingkat regional maupun nasional.


