
LAMONGAN — Inter Kediri U17 memastikan langkahnya ke babak delapan besar Piala Soeratin U17 Jawa Timur 2026 setelah menyingkirkan Persibo Bojonegoro U17 melalui drama adu tendangan penalti. Pertandingan babak 16 besar tersebut berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (3/9/2026).
Laga antara Inter Kediri dan Persibo Bojonegoro berlangsung alot sejak menit awal. Inter Kediri yang tampil agresif mampu menguasai jalannya pertandingan dan beberapa kali membangun serangan ke lini pertahanan lawan.
Namun, dominasi permainan tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Justru Persibo Bojonegoro yang berhasil memanfaatkan peluang untuk mencetak gol lebih dahulu. Gol tersebut membuat Inter Kediri tertinggal 0-1 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Inter Kediri melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor tim. Perubahan tersebut langsung memberikan dampak positif karena Inter berhasil mencetak gol cepat setelah pertandingan kembali dimulai.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-1. Setelah skor kembali imbang, kedua tim saling melakukan serangan untuk mencari gol kemenangan. Namun, hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Karena kedudukan tetap 1-1, pertandingan harus ditentukan melalui adu tendangan penalti. Dalam drama tos-tosan tersebut, Inter Kediri tampil lebih tenang dan berhasil unggul dengan skor 3-2 atas Persibo Bojonegoro.

Kemenangan melalui adu penalti itu memastikan Inter Kediri U17 menjadi salah satu tim yang berhak melaju ke babak delapan besar Piala Soeratin U17 Jawa Timur 2026. Hasil tersebut sekaligus menjadi pencapaian penting bagi skuad muda Kota Kediri dalam kompetisi tahun ini.
Kabar positif juga datang dari wakil Kediri lainnya. Pada waktu yang hampir bersamaan, Persedikab Kediri berhasil memenangkan pertandingan melalui adu tendangan penalti atas Persekapas Pasuruan. Dengan hasil tersebut, Kediri berhasil menempatkan dua wakil sekaligus di babak delapan besar Piala Soeratin U17 Jawa Timur.
Ketua PSSI Kota Kediri, Tomi Ari Wibowo, yang turut mendampingi tim Inter Kediri mengaku bersyukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, kemenangan ini patut disyukuri sekaligus dibanggakan karena Inter Kediri mampu melewati pertandingan berat hingga akhirnya mengamankan tiket ke delapan besar.
Meski demikian, Tomi mengingatkan para pemain dan seluruh tim agar tidak larut dalam euforia kemenangan. Menurut dia, perjalanan Inter Kediri di Piala Soeratin U17 Jawa Timur masih panjang dan tantangan yang dihadapi pada babak berikutnya dipastikan semakin berat.
“Bersyukur dan tentunya kemenangan ini patut kita syukuri dan banggakan. Tetapi jangan terlalu euforia. Masih ada pertandingan yang lebih berat yang harus dilakoni,” ujar Tomi.
Dengan keberhasilan Inter Kediri dan Persedikab Kediri menembus delapan besar, perhatian publik sepak bola Kediri kini tertuju pada perjuangan kedua tim untuk melangkah lebih jauh. Dukungan masyarakat diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain muda Kediri untuk kembali menunjukkan performa terbaik pada pertandingan berikutnya.


